Kepada Dingin (yang) Tak Tercatat P: Kehandaitolanan Kreatif Goenawan Mohamad dan Saut Situmorang*

Wawan Eko Yulianto **
berbagi-mimpi.info, 13 Juli 2011

Minimal, sekali atau dua kali seorang pembaca sastra Indonesia (yang tidak hidup membaca dan berkarya secara soliter tentu saja) pasti pernah mendapati nama Saut Situmorang dan Goenawan Mohamad muncul nyaris bersamaan, bahkan dalam satu hela nafas atau dalam satu kalimat. Entah itu dalam esai, perbincangan, postingan blog, atau status facebook. Mungkin memang itu tugas mereka dalam sejarah sastra Indonesia: Continue reading “Kepada Dingin (yang) Tak Tercatat P: Kehandaitolanan Kreatif Goenawan Mohamad dan Saut Situmorang*”

Prosa Lirik Kawabata, Sebuah Haiku yang Panjang

Cikie Wahab *
Riau Pos, 10 Juli 2011

“Keluar dari terowongan panjang, kereta api memasuki daerah salju. Tanah terhampar putih di bawah langit malam. Kereta api berhenti di tempat sinyal.”

ITULAH paragraf pembuka dalam bagian pertama novel berjudul Snow Country oleh Yasunari Kawabata (1899-1972), salah seorang penulis terkemuka di Jepang. Novel ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh A.S Laksana dan cetakan pertama oleh Gagasmedia tahun 2009. Continue reading “Prosa Lirik Kawabata, Sebuah Haiku yang Panjang”

Bahasa »