Puisi-Puisi Aspar Paturusi

http://www.suarakarya-online.com/
Badik

Jakangan sentuh lagi badik kakek
kini tenang tergeletak di peti
genggamlah sebilah badik perkasa
penakluk segalamasalah

badik itu tidak terselip di pinggang
tapi harus kukuh tegak di hati
badik itu bernama badik iman
pamornya berukir takwa

inilah badik yang harus kau miliki
tak ada darah di tajam ujungnya
hanya berhias cinta kasih
senyum buat saudara seiman

badik iman berpamor takwa
cabut dari hati segera
bila ada duka musibah

Jakarta, 13 Juli 2010

Warung Daeng Kanang

Warung kecil daeng kanang
napas hidup rakyat kecil
menghirup udara apa adanya

warung kecil daeng kanang
terhimpit beton menjulang
bermodal utang demi utang

warung kecil daeng kanang
warung yang tetap tangguh
dalam rengkuhan kemiskinan

warung kecil daeng kanang
saat bayar utang pungutan
ia ikut menggaji pemimpin

Jakarta, 27 Januari 2011

Gedung Pengadilan

lelaki renta itu
memasuki gedung pengadilan
tiba-tiba ia ingin
menyaksikan sidang perkara
ia bersyukur tak pernah
duduk di depan hakim

ternyata ia pusing
menyaksikan orang lalu lalang
bahkan kadang tersentak
oleh suara bentakan
ada yang saling tuding
dan hakim berteriak: diam

ia bingung membedakan
mana benar mana salah
di tengah hiruk pikuk sidang
tak ada hitam putih
ia hanya tahu
dengan warna itu
masalah jadi mudah

“aku tak punya tempat di sini”
ia pun melangkah
selamat tinggal gedung
penampung perkara

masih adakah keadilan
di ruang ruang sidangmu?

Jakarta, 20 Januari 2011

Pada Suatu Sore

suatu sore di tepi laut losari
bersama cucu, anak dan istri
ombak tenang mengalun di hati
mereka adalah ciptaan ilahi rabbi

kulukis langit berawan di mataku
gerimis berjatuhan di wajah laut
mereka suguhkan bahagia padaku
di laut ini cinta remajaku berpaut

suatu sore di tepi laut losari
serasa hidup akan abadi

Makassar, 25 Desember 2010

Biarlah Sejarah Cerita

tak ada cerita manis buatmu
jalan-jalan penuh palang duka
aku tak berdaya melewatinya

tak ada kabar gembira kubawa
di jalanan penuh wajah kecewa
hidup mereka sama getirnya

tak ada lagi kisah bisa kubacakan
buku-buku dikunyah rayap derita
padahal disitu tertulis riwayat kita

biarlah sejarah bercerita untukmu

Jakarta, 7 Pebruari 2011