Puan Tanjung

Muhammad Amin
http://www.lampungpost.com/

AKAN kurampungkan kisah ini lebih cepat karena memang aku bukan Syahrazad. Dan aku bukan pula seorang pelaut dalam dongeng pengembaraan Simbad. Aku hanya pelaut yang mendadak kehilangan selera hidup setelah apa yang tak pernah kuangan-angankan (pun kuingin-inginkan) datang kemudian berlalu begitu saja. Continue reading “Puan Tanjung”

Tiga Usia Jacques Derrida (Sebuah Wawancara dengan Bapak Dekonstruksi)

Wawancara Kristine McKenna ini dimuat LA Weekly, 9 April 2003. Diterjemahkan ANTARIKSA

Ketika orang berbicara tentang intelektual Prancis yang gila dan superstar esoteris, ketika mereka tersandung oleh kata dekonstruksionisme di Entertainment Weekly dan bertanya-tanya apa kira-kira artinya, ketika para mahasiswa di seluruh dunia dipaksa untuk memahami apa artinya, seperti yang sudah mereka lakukan selama 20 tahun ini, semuanya mesti dikembalikan kepada Jacques Derrida. Continue reading “Tiga Usia Jacques Derrida (Sebuah Wawancara dengan Bapak Dekonstruksi)”

Negeri Peri dalam Kartu Pos

Dody Kristianto*

Aku sengaja mengirim sebuah kartu pos untukmu. Kartu pos yang tak sempat kukirimkan setahun lalu. Mungkin kau takkan menduga bukan, bila aku merelakan menulis sepatah dua kata untukmu. Walau aku tahu itu berat. Dan setelah membaca kata-kataku, aku tak hendak menebak apa yang ada dalam hatimu. Mungkin kau suka atau lara setelah kau baca kartu pos itu. Continue reading “Negeri Peri dalam Kartu Pos”

Kisah Sebuah Celana Pendek

Idrus

Tepat pada hari Pearl Harbour diserang Jepang, Kusno dibelikan ayahnya sebuah celana pendek. Celana kepar 1001, made in Italia.

Pak Kusno buta politk. Tak tahu ia, betapa besarnya arti penyerangan itu. Yang diketahuinya hanya, bahwa anaknya sudah tidak mempunya celana lagi yang pantas dipakai. Setiap orang yang sedikit banyak kenal politik di seluruh dunia mengernyitkan keningnya, karena dendam, karena khawatir, karena marah. Tapi Pak Kusno tersenyum senang pada hari itu. Ia telah berhasil, apa yang disangkanya ‘semua sesuatu yang tidak bisa, membelikan Kusno sebuah celana pendek. Continue reading “Kisah Sebuah Celana Pendek”

Bahasa ยป