Bahasa dan Kemanusiaan

P Ari Subagyo*
Kompas, 23 Feb 2008

”FAR from being a field reserved for analysis by specialists, languages lie at the heart of all social, economic and cultural life. That is the meaning of the slogan launched by UNESCO for the International Year of Languages: Languages matter!” ucap Dirjen UNESCO Koïchiro Matsuura dalam pesan khusus untuk International Mother Language Day 2008. Continue reading “Bahasa dan Kemanusiaan”

Meretas Jalan Seni

Miming Ismail *
Seputar Indonesia, 24 Feb 2008

DALAM konteks kebudayaan modern, kekayaan seni tradisi sering kali hanya menjadi etalase yang seakan telah melewati masa hidupnya. Seni dan budaya masa lalu hanya dilihat sebagai epos yang menjadi romansa hidup masa kini.

Karena itu akar dan habitusnya juga berangsur punah ditelan keganasan dan kelalaian memahami sebuah epos ruang dan waktu. Manusia pada zaman ini umumnya memandang semua anasir tradisi masa lalu sebagai artefak kebudayaan semata. Continue reading “Meretas Jalan Seni”

Menulis untuk Eksplorasi Isu

Burhanuddin Bella
Republika, 24 Feb 2008

QAISRA Shahraz melakukan tur ke Indonesia untuk novel Perempuan Terluka dan riset tentang Muslimah.

Qaisra Shahraz mempunyai pengandaian. Novelis Inggris kelahiran Pakistan ini menggambarkan proses menulis sama halnya dengan proses melahirkan. ”I much liken the creative writing process to the cycle of motherhood,” tutur perempuan yang beremigrasi bersama keluarga ke Inggris sejak usia 9 tahun itu. Continue reading “Menulis untuk Eksplorasi Isu”

Pengarang di Tepi Panggung

Agus Noor *
Kompas, 24 Feb 2008

AKANKAH Sanusi Pane menuliskan Sandyakala Majapahit bila naskah lakon tersebut tidak akan dipentaskan di malam Kongres Pemuda pada tahun 1928? Pertanyaan itu mengisyaratkan betapa naskah lakon ditulis memang untuk dipentaskan.

Itulah sebabnya, Seno Gumira Ajidarma ”merasa perlu repot-repot” mementaskan dan menyutradarai sendiri naskah Kenapa Kau Culik Anak Kami? yang ditulisnya. Continue reading “Pengarang di Tepi Panggung”

Bahasa »