Anjrah Lelono Broto *
Masyarakat Jawa telah lazim menempatkan sastra sebagai produk seni yang terangkai dalam indahnya tata bahasa, diksi, serta rima. Tidaklah mengherankan apabila sastra Jawa yang masuk dalam kategori ‘klasik’, tidak hanya menempatkan isi sebagai unsur yang dominan, tetapi juga apiknya tata bahasa, diksi, serta rima. Produk seni sastra yang memenuhi standar tersebut di atas layak menyandang predikat sebagai karya yang ‘nges’ (meminjam istilah Herry Lamongan). Continue reading “Sastra Jawa yang ‘Nges’”
