Dina, Emily, Puisi Sepi

Misbahus Surur *
http://www.lampungpost.com/

Seorang perempuan belia kelahiran Lampung telah membuktikan diri sebagai penyair matang, setidaknya dari terbitnya dua buah buku puisi penting: Biografi Kehilangan (2006) dan Hati yang Patah Berjalan(2009).

MEMBACA puisi-puisi penyair ini, dengan perjalanan ingatan dan mungkin juga masa lampaunya yang muram, menyiratkan betapa setia dan tekun ia menakik rasa, untuk menukik ke larat kata. Atau bisa sebaliknya. Continue reading “Dina, Emily, Puisi Sepi”

Sekala, Siger, Borobudur (II)

Henry Susanto
http://www.lampungpost.com/

Alkisah, Samaratungga sebagai raja ke-7 dari Kerajaan Mataram Kuno (Dinasti Sanjaya) mempunyai dua orang anak, yang pertama seorang putri bernama Pramodya Wardani, sedangkan yang kedua seorang putra yang bernama Rakai Pikatan.

KETIKA beranjak dewasa, dikabarkan bahwa Rakai Pikatan mempunyai banyak guru Hindu dan akhirnya menjadi pemeluk Hindu. Sedangkan kakak Rakai Pikatan, yaitu Pramodya Wardani adalah pemeluk Buddhis sebagaimana ayahnya. Continue reading “Sekala, Siger, Borobudur (II)”

Sekala, Siger, Borobudur (I)

Henry Susanto
http://www.lampungpost.com/

Mungkinlah Sekala adalah Sriwijaya? Mungkinkah Siger replika Borobudur? Mungkinkah Siger mahkota Pramodya Wardani? Bagaimanakah kemungkinan sejarahnya?

KISAH ini dimulai dari sejarah migrasi orang-orang dari negeri Hindustan (India) menyebar ke Nusantara yang terjadi ketika meletus perang besar Hindu-Buddha di daerah tersebut pada sekitar 100 tahun SM. Continue reading “Sekala, Siger, Borobudur (I)”

Pesan Kepergian

S.W. Teofani
http://www.lampungpost.com/

KENAPA kau pergi, Guru. Bukankah pengetahuanmu belum genap kucecap. Ke mana engkau menjejakkan tapak. Tak ada tilasmu untuk kutuju, selain segenggam kenang atas seluruh kehilangan. Tak kau berikan tanda pun sasmita untuk sebuah perpisahan purna. Sepertinya engkau lupa telah mengasuhku sejak mengada. Continue reading “Pesan Kepergian”

Bahasa »