Franky Sahilatua dan Keberanian Menyeberang

Sukardi Rinakit
Kompas, 26 April 2011

SUDAH hampir tengah malam waktu itu, Franky Sahilatua tiba-tiba berkata, ”Nama gerakan kita nanti adalah ’Menyeberang’. Kita harus mengondisikan rakyat untuk berani menyeberang, melawan segala ketakutan. Hanya dengan melawan mereka akan dapat menyeberang dari hidup miskin menjadi sejahtera, dari harga pangan mahal menjadi murah dan melimpah. Orang miskin tidak lagi diperlakukan sebagai anak tiri Republik.” Continue reading “Franky Sahilatua dan Keberanian Menyeberang”

Kumpul Kerbau

Anton M Moeliono
Kompas, 29 April 2011

ADA perbedaan yang jelas antara proses penyerapan kosakata asing zaman dulu dari yang sekarang. Dahulu penyerapan didasarkan pada pendengaran dan hasilnya ditulis dengan huruf yang dianggap paling dekat dengan bunyi vokal atau konsonan Indonesia. Misalnya, chaffeur (Belanda) menjadi sopir, winkel menjadi bengkel, dan luitenant menjadi letnan. Continue reading “Kumpul Kerbau”

Pendidikan Berbasis Pluralisme

Rudyono Darsono
Sinar Harapan, 30 Sep 2011

ADA persoalan krusial yang masih kerap muncul di ranah bangsa yang kini memasuki usianya yang ke-66, yakni persoalan pluralisme.

Kekerasan berlatar belakang suku, agama, atau kelompok sosial dan politik yang tidak jarang pula menimbulkan jatuhnya korban, bahkan mengancam disintegrasi bangsa, adalah indikasi jelas tentang masih adanya persoalan bangsa yang hingga kini belum terselesaikan secara tuntas. Continue reading “Pendidikan Berbasis Pluralisme”

Letak Kesaktian Pancasila

A Kardiyat Wiharyanto
Suara Karya, 30 Sep 2011

KITA semua pantas merasa malu, jika di antara kita masih ada yang menyimpan pikiran dan obsesi yang terkotak-kotak dan ingin menonjolkan kepentingan pribadi atau kelompoknya di atas kepentingan nasional. Sikap seperti itu bukan hanya menunjukkan langkah mundur, namun sudah merupakan pengkhianatan terhadap Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa ini. Continue reading “Letak Kesaktian Pancasila”

Mitos September Kelam

Abu Su’ud
Suara Merdeka, 30 Sep 2011

PENULIS bukan orang yang meyakini kebenaran adanya hari-hari tertentu yang dianggap sebagai hari atau bulan sial sehingga artikel ini tidak untuk meyakinkan orang lain bahwa September adalah bulan penuh kesialan. Semua itu tidak lain hanya sebuah catatan akhir September 2011, kebetulan bersesuaian dengan Syawal, ketika umat Islam merayakan Hari Kemenangan atau Idul Fitri setelah menjalani masa berpantang atau upawasa selama Ramadan. Continue reading “Mitos September Kelam”

Bahasa »