Tolstoy dan Refleksi Ketuhanan

Delvi Yandra
Riau Pos, 23 Okt 2011

“Ketika sastra memiliki seorang Tolstoy, menjadi penulis itu mudah dan menyenangkan; bahkan bila kita tahu bahwa kita sendiri tidak mencapai hasil apa-apa, itu tidak menjadi masalah karena Tolstoy yang berprestasi untuk kita semua. Apa yang dilakukannya berguna untuk membenarkan semua harapan dan aspirasi yang ditanamkan dalam sastra.” (Anton Chekhov) Continue reading “Tolstoy dan Refleksi Ketuhanan”

Titie Said: “Saya Harus Meresensi Buku Puisimu, Linda!”

Linda Djalil
Kompas, 25 Okt 2011

KATA-KATA adalah niat, dan janji. Titie Said, penulis handal, wartawan dan sempat pula menjadi ketua Badan Sensor Film Indonesia itu, kira-kira satu setengah bulan lalu berkata kepada saya, “Luar biasa puisi-puisi kamu. Saya harus meresensi buku puisimu, Linda! Tapi harus dengan versi saya ya? Nanti tante kirim ke koran Kompas saja ya Lin?” ujarnya. Continue reading “Titie Said: “Saya Harus Meresensi Buku Puisimu, Linda!””

Cerita Negeri Koruptor

Nofanolo Zagoto
Sinar Harapan, 29 Okt 2011

Pementasan seni “Indonesia Kita” sampai pada pemanggungan terakhirnya pada 2011. Tetap berusaha merefleksikan persoalan kebangsaan, pertunjukan berjudul “Kadal Nguntal Negoro” dimunculkan sebagai menu penutup di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, 28-29 Oktober 2011. Kali ini tema yang dimainkan menyangkut fenomena korupsi. Continue reading “Cerita Negeri Koruptor”

Bahasa »