[Bukan] Sastra Facebook

Agus Pribadi
http://www.kompasiana.com/aguspribadi1978

Bagi mereka yang sudah hobi, facebook tidak akan lepas dari kesehariannya. Tidak afdol rasanya jika berselancar di dunia maya tanpa berkunjung dan bercengkerama dengan teman-teman di media sosial yang sedang populer itu.

Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan di media sosial yang terkenal dengan “like this” itu adalah bersastra. Berbagai tulisan fiksi dapat diposting di wall media tersebut. Continue reading “[Bukan] Sastra Facebook”

Menggembirakan Pemahaman Anak terhadap Dunia Sastra

Y Alprianti
suarakarya-online.com

Pemahaman anak-anak terhadap dunia sastra, belakangan ini semakin menggembirakan. Kenyataan itu bisa dilihat dari penerbitan media khusus yang membahas masalah sastra anak-anak. Dan penulis sastra di media itui opada umumnya adalah anak-anak usia sekolah dasar. Tetapi, mesti baru duduk di sekolah dasar pemahaman sastra mereka sudah menggembirakan. Continue reading “Menggembirakan Pemahaman Anak terhadap Dunia Sastra”

Padang Cinta dan Canda Andrea

Nazar Shah Alam
http://blog.harian-aceh.com/

Membaca novel Padang Bulan sama halnya meneguk cinta dan canda Andrea Hirata. Seperti juga dalam tetralogi Laskar Pelangi, Andrea Hirata masih bermain dengan tokoh Ikal—aku—dan beberapa tokoh dalam tetralogi dulu. Kecuali itu ada penambahan beberapa tokoh di sini, sebut saja seperti Syalimah, Enong, Zamzami, Detektif M. Nur, Bu indri, Zinar, dan lain-lain. Kemunculan tokoh-tokoh baru di sini menambah kekuatan Andrea Hirata dalam mengeksplorasi tema dan konflik di dalamnya. Warna baru dalam aroma lama, begitulah kiranya. Continue reading “Padang Cinta dan Canda Andrea”

Hamzah Fanzuri – Sang Sufi Sastrawan

Risa Umami
http://pesantrenbudaya.com/?id=247

RIWAYAT HIDUP HAMZAH FANSURI

Syeikh Hamzah Fansuri adalah seorang cendekiawan, ulama tasawuf, dan budayawan terkemuka yang diperkirakan hidup antara pertengahan abad ke-16 sampai awal abad ke-17. Nama gelar atau takhallus yang tercantum di belakang nama kecilnya memperlihatkan bahwa pendekar puisi dan ilmu suluk ini berasal dari Fansur, sebutan orang-orang Arab terhadap Barus, sekarang sebuah kota kecil di pantai barat Sumatra yang terletak antara kota Sibolga dan Singkel sampai abad ke-16 kota ini merupakan pelabuhan dagang penting yang dikunjungi para saudagar dan musafir dari negeri-negeri jauh. Continue reading “Hamzah Fanzuri – Sang Sufi Sastrawan”

Bahasa »