Dwi Fitria
Jurnal Nasional, 31 Agu 2008
Bertopangkan nilai-nilai keagamaan, karya sastra tidak muncul sekadar seni dan hiburan.
DI tengah-tengah booming film-film horor yang marak membanjiri bioskop-bioskop di Tanah Air, muncul sebuah film fenomenal, Ayat-ayat Cinta (AAC) yang dibesut oleh sutradara Hanung Bramantyo. Film ini mengusung sesuatu yang berbeda dari tema horor yang banyak mewarnai film-film seangkatannya. AAC mengangkat tema islami. Kesuksesan film ini masih suatu anomali bagi banyak orang. Di luar semua itu, film itu sukses menyedot jutaan penonton. Continue reading “Geliat dari Forum Lingkar Pena”
