Mashuri *
Ada tiga buah desa yang sering saya dengar waktu masih kecil. Dulu, tak ada getar apa-apa, bahkan ada kesan menyepelekan. Kini, seiring laju waktu, saya tergetar sendiri ketika mendengarnya. Apalagi setelah hijrah dari kampung halaman. Ini memang soal nama, tetapi ada sesuatu yang panjang di baliknya. Sok serius nih. Aslinya, ngablak. Judul status ini pun kemoncolen. Continue reading “BERGURU PADA DESA”
