Metamorfosis

Amien Kamil *

Sia-sia, pabila kau cari diriku
dalam serpihan prasasti masa lalu
yang berdebu dan digerus waktu

Tak pula kan kau temukan itu
dalam antologi puisi penyair bebal
dalam diktat usang atau buku tebal
yang berdesakan di etalase kaca
perpustakaan nan angkuh
serta kerap kali pintunya terkunci
dan menolak pembaca gelap
tanpa identitas

Walau dulu kuingat
kupernah ada dan terjabar lewat nama
namun juga diriku pernah lenyap
tenggelam hilang dalam timbunan valium
amphetamin serta busa air kata-kata

Dari kota ke kota
kucari diriku, tak jua ketemukan
sisa-sisa

Namun ada kalanya, kan kau temukan
jiwaku, menggeliat dalam graffiti
di tubuh gerbong kereta
pada tembok sepanjang jalan raya
atau coretan puisi liar tanpa judul
di lantai stasiun kereta bawah tanah
toilet café serta sejumlah tanda
di lorong gua-gua purba

Matamu menatap cakrawala senja
lantas tanya itu terucap dari mulutmu

“Pabila reinkarnasi betul ada dan nyata
takdir berkehendak mukjizat hinggap padamu
ingin kembali menjadi apa dirimu ini?”

(Ada yang ingin menjelma
menjadi Seperti Zarathustra
Dewi Kwan Im, Julius Caesar, Sishipus
Laksamana Hang Tuah, I La Galigo,
Superman, Santo Petrus, Doraemon,
“Boleh kau seru semaumu!”)

“Yang kuinginkan cuma menjadi;
pembatas buku” Ujarku

Terselip di buku,
bersentuhan dengan ujung jarimu
Kau selipkan diriku
diantara halaman bukumu
yang ditumbuhi aksara
agar kubisa bercakap dengan makna
memasuki peristiwa demi peristiwa
meloncati ruang waktu
dan menemanimu
di antara keheningan
Mencari dirimu
yang pernah hilang

Palopo-Barru, September 2006


Amien Kamil, lahir di Jakarta 1963. Tahun 1983, sempat belajar di Sinematografi Institut Kesenian Jakarta. Tahun 1986-1996, bergabung dengan Bengkel Teater Rendra, terlibat dalam beberapa pementasan di kota-kota besar di Indonesia. Tahun 1988, ikut serta dalam “The First New York International Festival Of The Arts”, sempat juga mengikuti workshop di “Bread & Puppets Theatre” di Vermont, USA. Tahun 1990, pentas di Tokyo & Hiroshima, Japan. Tahun 1999, Tour Musik Iwan Fals di Seoul, Korea. Lighting Design untuk konser musik Iwan Fals hingga tahun 2002, pentas di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Tahun 2003-2005, kolaborasi dengan penyair Jerman Brigitte Oleschinski. Pentas multimedia di Berlin, Koln, Bremen dan Hamburg. Selain itu juga memberikan workshop teater di Universitas Hamburg, Leipzig dan Passau. Mengikuti International Literature Festival “Letras Del Mundo” di Tamaulipas-Tampico, Mexico.

Tahun 2006, Sutradara “Out Of The Sea”, Slavomir Mrozek, Republic of Performing Arts, Teater Utan kayu, Jakarta. Tahun 2007, Antologi puisi “Tamsil Tubuh Terbelah” terbit dan masuk dalam 10 besar buku puisi terbaik Khatulistiwa Literary Award 2007. Tahun 2008, Poetry Performing “Tamsil Tubuh terbelah”, kolaborasi dengan Iwan Fals, Oppie Andaresta, Irawan Karseno, Toto Tewel, Njagong Percusion, Republic of Performing Arts, di Teater Studio, Taman Ismail Marzuki. Tahun 2009, Pameran lukisan & Instalasi “World Without Word” di Newseum Café. Tahun 2010, Sutradara Performing Arts “Elemental”, kolaborasi dengan pelukis mancanegara, Jakarta International School. Tahun 2011, Sutradara “Sie Djin Koei”, Republic of Performing Arts, Mall Ciputra, Jakarta. Di bulan April, Sutradara & Perancang Topeng “Macbeth”, William Shakespeare, Produksi Road Teater, Gedung Kesenian Jakarta. Mei-Juni, Kunjungan Budaya ke Denmark, Germany dan Norway. Juli, Mengikuti “ International Culture Dance Festival 2011” Sidi Bel Abbes, Algier, North Africa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *