http://sastrakarta.multiply.com/
pun Semakin Menjauh
kemudian perahu rindu berangkat menyisir laut
“tak ada pulau pulau di sini,” katamu
titik titik pantai yang melambai
juga menghilang dari pandangan
rindu pun semakin jauh dan tenggelam
ditelan gelombang dan malam
dan rindu lain yang bertahun tahun kusimpan dalam batu
akhirnya meledak di laut yang pasang
letupan demi letupan sampai juga ke hadapan
Jogjakarta, 2007
Seperti di Rongga Hidupmu
Kepada ayah-ibuku
kunang kunang mengusung kematian
dan gerimis mengepung hari hariku
seperti di rongga hidupmu
telah sempurna perjalanan
dan langit pun gemetar di tanganku
:abadilah nasib malang ini
Jogjakarta,2007
Sebuah Lorong
– kurnia effendi
aku temukan sebuah lorong panjang
dan sekian jejak
yang menyimpan rahasia langit dan bumi
bertahun tahun aku pun menjadi musafir
mencari risalah diri
pada garis tanah, debu dan batu batu
yang menyimpan rahasia ayat ayat puisiku
serasa ada sesuatu yang turun
serupa wahyu
menuntun ke batas batas ekstase impian
dan lorong panjang yang membentang itu
memanjang pula di dadaku
punuh gairah sungai dalam bunga bunga
Jogjakarta, 2007
Padang Sepi
maka tumbuhlah sepi di padang semesta
akar akarnya menjalari jantung
dan persendianku
ke mana bulan matahari sirna
meninggalkan selaut malam yang dalam
memanggil manggil kematian
kubaca sepi yang telah berdaun
ranting rantingnya menusuk langit
:ada sembilu
dan maut menguntitku
Jogjakarta, 2006
