Bahasa Indonesia dan Komunitas ASEAN

Abu Amar Fauzi
http://www.surya.co.id/

Sudah saatnya beriopini cerdas terhadap posisi bahasa Indonesia di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang banyak terpengaruh oleh keberadaan dan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Banyak masyarakat beranggapan bahasa Inggris bernilai jual tinggi dan memiliki posisi lebih strategis dari bahasa nasional kita. Memang tak salah memelajari bahasa Inggris. Yang salah adalah dengan memelajari bahasa baru tersebut kita terkesan mengabaikan bahasa sendiri. Continue reading “Bahasa Indonesia dan Komunitas ASEAN”

Membaca Novel TEMBANG TOLAK BALA(k)

Judul Novel Budaya: Tembang Tolak Bala
Penulis: Hans Gagas)
Peresensi: Arim Kamandaka *)
http://ponorogozone.com/

Sebuah novel kesejarahan, novel ini yang menceritakan secara lugas dan cerdas tentang Ponorogo. Meski jika orang-orang tua membaca novel ini lantas bertanya-tanya. Karena beberapa unggahan sejarah tidaklah benar dan tidak seperti apa yang didengar. Continue reading “Membaca Novel TEMBANG TOLAK BALA(k)”

Acep Zamzam Noor dan Tasikmalaya

Soni Farid Maulana
Pikiran Rakyat, 17 Mei 2009

TASIKMALAYA adalah kota yang tengah berubah. Kota yang semula tenang dari denyut kehidupan sosial-politik dan budaya itu, kini denyarnya sampai ke mana-mana. Denyut itu paling tidak dalam konteks tersebut digerakkan penyair Acep Zamzam Noor lewat gerakan Partai Nurul Sembako (PNS) yang dengan keberaniannya sering mengkritisi kehidupan sosial-politik, maupun jalannya pemerintahan di Kota Tasikmalaya dengan memasang berbagai spanduk yang kata-katanya sering panas dibaca orang. Continue reading “Acep Zamzam Noor dan Tasikmalaya”

Syair, Songket, dan Sungai

Acep Zamzam Noor *
Pikiran Rakyat, 13 Jan 2007

INDONESIA International Poetry Festival 2006 yang berlangsung di Palembang beberapa waktu yang lalu, selain menghadirkan para penyair terkemuka dari sejumlah negara, juga menghadirkan seniman-seniman lokal yang menampilkan sastra tutur. Di wilayah Sumatra Selatan (termasuk Lampung dan Bengkulu) tradisi sastra tutur atau yang lebih kita kenal dengan sebutan sastra lisan terdapat hampir di setiap kabupaten meskipun yang masih benar-benar hidup hanya tinggal di beberapa tempat. Continue reading “Syair, Songket, dan Sungai”

Bahasa ยป