Kionelle, Orang Indonesia di Lintas Konflik Irlandia

Aa Sudirman
Suara Pembaruan, 20 Feb 2007

Dunia buku di Indonesia mencatat peristiwa unik. Pemicunya adalah peluncuran novel berjudul Kionelle, The Avenue to Northern Ireland karya Rio Haminoto.

Novel itu menjadi unik bukan hanya karena jalinan kisahnya yang berkaitan dengan penderitaan warga Irlandia Utara. Bukan hanya karena menggambarkan perbenturan warga Irlandia Utara dengan Inggris. Continue reading “Kionelle, Orang Indonesia di Lintas Konflik Irlandia”

Novel Fantasi, Buah Coretan Pengusir Bosan

Unggul Wirawan
Suara Pembaruan, 22 Feb 2007

MENULIS sebenarnya bukan kebiasaan Ataka. Untuk mengusir bosan, bocah 15 tahun itu mencorat-coret gulungan kertas. Kini “sampah kertas” itu telah menjelma menjadi novel-novel fiksi.

Novel fiksi Ataka memang dihasilkan tanpa sengaja. Motivasinya menulis muncul begitu saja, setelah dilanda kebosanan. Bocah pemilik nama asli Ahmad Ataka Awwalur Rizky itu menulis secara otodidak. Dia mengaku menulis justru karena banyak membaca novel fiksi fantasi. Continue reading “Novel Fantasi, Buah Coretan Pengusir Bosan”

Saya dan Bahasa *

Seno Gumira Ajidarma **
Pikiran Rakyat, 3 Maret 2007

SAYA dilahirkan di Amerika Serikat, dan untuk sementara ini berarti sejak mulai belajar bicara saya menggunakan bahasa Inggris, baik dengan orang tua saya maupun teman-teman sepermainan saya. Usia lima tahun, melewati Inggris, Prancis, dan Italia mereka membawa saya kembali ke Indonesia, untuk kemudian tinggal di Yogyakarta, dan sejak saat itu sedikit demi sedikit terhapuslah perbincangan bahasa Inggris dari mulut saya, untuk berganti dengan bahasa Jawa. Demikianlah mula-mula saya berbahasa Jawa untuk berkomunikasi dengan teman-teman sepermainan, dan setelah itu berbahasa Jawa pula dengan orang tua saya. Continue reading “Saya dan Bahasa *”

Jangan Abaikan Hukum Adat

Fuska Sani Evani
Suara Pembaruan, 6 Maret 2007

BANGSA Indonesia telah melupakan hukum adat. Padahal hukum adat merupakan unsur kebudayaan yang sangat penting. Kini ketika terjadi modernisasi, bangsa ini mulai kehilangan tata nilai dan cita rasa tradisi.

Demikian Orasi Budaya yang disampaikan Budayawan Rendra pada peresmian Pusat Kebudayaan UGM, Sabtu (3/3) lalu. Rendra mencoba mengingatkan kembali kedaulatan suatu masyarakat. Kerajaan di Nusantara yang gigih mempertahankan hukum adatnya jauh lebih lama bertahan dari kekuatan penjajah VOC atau kekuatan asing lainnya. Continue reading “Jangan Abaikan Hukum Adat”

Fenomena Dasima

Ibnu Wahyudi*
Pikiran Rakyat, 10 Maret 2007

DENGAN dibincangkannya Nyai Dasima karya S.M. Ardan (Masup Jakarta, Februari 2007) di TIM, Jakarta, 23 Februari lalu, kian jelaslah posisi penting cerita tragis Dasima dalam lintasan sejarah sastra Indonesia modern.

Memang, masih banyak yang enggan memasukkan Nyai Dasima menjadi bagian integral sastra Indonesia modern, namun realitas kesastraan ternyata jelas menunjukkan gambaran berbeda. Continue reading “Fenomena Dasima”

Bahasa ยป