Maman S. Mahayana *
“Kebangkitan Novelis Pria” demikian judul berita Harian Republika yang mewartakan pengumuman Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2006 (18 Maret 2007, hlm. B10). Rupanya, judul berita itu hendak menegaskan kembali pernyataan Ketua DKJ, Marco Kusumawijaya, “Kenyataan ini sekaligus menepis anggapan masa depan sastra Indonesia berada di bawah dominasi penulis perempuan.” Sebelumnya, harian Seputar Indonesia (11 Maret 2007, hlm. 13), menulis judul “Jeda Dominasi Sastra Hawa” yang pemberitaannya tidak jauh berbeda. Continue reading “PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN”
