PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN

Maman S. Mahayana *

“Kebangkitan Novelis Pria” demikian judul berita Harian Republika yang mewartakan pengumuman Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2006 (18 Maret 2007, hlm. B10). Rupanya, judul berita itu hendak menegaskan kembali pernyataan Ketua DKJ, Marco Kusumawijaya, “Kenyataan ini sekaligus menepis anggapan masa depan sastra Indonesia berada di bawah dominasi penulis perempuan.” Sebelumnya, harian Seputar Indonesia (11 Maret 2007, hlm. 13), menulis judul “Jeda Dominasi Sastra Hawa” yang pemberitaannya tidak jauh berbeda. Continue reading “PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN”

Pelacur

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

Dengan tubuhnya yang gempal perempuan itu memecah batu, dengan tubuhnya yang tebal ia seorang pelacur.

Namanya Nur Hidayah, 35 tahun, kelahiran Tulungagung, Jawa Timur. Ia seorang istri yang ditinggalkan suami (meskipun mereka belum bercerai), ia ibu dari lima anak yang praktis yatim. Continue reading “Pelacur”

Arswendo Atmowiloto: Menulis agar Percaya Diri

Sutejo
Ponorogo Pos

Kalau ada penulis yang merasa tidak mampu melakukan kegiatan apa pun se¬lain menulis, itulah Arswendo Atmowiloto. Sejak SMA, ia sudah mulai menulis untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Bentuk tulisannya adalah cerpen-cerpen remaja. Kemampuannya baru teruji ketika ia yang masih tinggal di sebuah kampung di Solo memenangi lomba cerpen yang diadakan salah satu koran terkemuka di Jakarta pada akhir 1960-an. Kemenangan ini dijadikannya pertanda bahwa menulis adalah jalan hidupnya. Continue reading “Arswendo Atmowiloto: Menulis agar Percaya Diri”

Di dalam Film, Wanita Tidak Dijajah Pria

Theresia Purbandini
http://jurnalnasional.com/

Representasi wanita pada film Indonesia cenderung berbeda-beda dalam tiap dekade. Meski beragam, kecenderungan wanita selalu marginal, ditempatkan sebagai manusia sekunder setelah laki-laki.

Sejak 1970-an hingga 90-an kebanyakan film-film Indonesia berbau horor, kemudian pergeseran terjadi di tahun 80-an di mana film horor mulai memasukkan bumbu-bumbu adegan panas yang makin lama menjadi inti cerita dari film. Continue reading “Di dalam Film, Wanita Tidak Dijajah Pria”

Bahasa »