budhisetyawan.wordpress.com
KANGEN
Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya. Continue reading “Puisi-Puisi W.S. Rendra”
budhisetyawan.wordpress.com
KANGEN
Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya. Continue reading “Puisi-Puisi W.S. Rendra”
budhisetyawan.wordpress.com
SEMBAHYANG RUMPUTAN
walau kaubungkam suara azan
walau kaugusur rumah-rumah tuhan
aku rumputan
takkan berhenti sembahyang
:inna shalaati wa nusuki
wa mahyaaya wa mamaati
lillahi rabbil ‘alamin Continue reading “Puisi-Puisi Ahmadun Yosi Herfanda”
Maman S. Mahayana *
Surabaya Post, 24 Okt 1993
Pembicaraan mengenai sejarah kesusastraan Indonesia modern sebenarnya bukanlah sekadar berisi pemaparan mengenai sejumlah karya pengarang Indonesia berikut ulasan dan biodata pengarangnya, melainkan juga menyangkut berbagai hal yang melatarbelakanginya. Proses penciptaan, latar sosio-budaya, situasi sosial yang terjadi pada zamannya, peranan penerbit, reaksi masyarakat, dan hubungannya dengan politik pemerintah, merupakan masalah yang mestinya diungkapkan atau disinggung dalam pembicaraan sejarah kesusastraan. Continue reading “KASUS POLITIK DALAM SEJARAH KESUSASTRAAN INDONESIA”

Judul Buku : Trilogi Kesadaran (Kajian Budaya Semi, Anatomi Kesadaran & Ras Pemberontak) Continue reading “Pemantik Kesadaran Revolusioner”
Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/
Tubuh bisa membuat getar, tapi juga gentar, seperti lautan.
Saya ingat satu pasase dalam Lady Chatterley?s Lover: perempuan itu mengalami ajaibnya gairah dalam persetubuhan. Dalam pagutan berahi kekasihnya, ia merasa diri ?laut?. Ia deru dan debur, samudra dengan gelombang gemuruh yang tak kunjung putus. ?Ah, jauh di bawah, palung-palung terkuak, bergulung, terbelah?.? Continue reading “Connie”