
Yudha Kristiawan Continue reading “Novel Telembuk, Fiksi Sosial Ala Kedung Darma Romansha”
MENYOGYAKAN MODERNITAS
Aprinus Salam *
Ketika membayangkan Yogya tempo dulu, sebetulnya kita membandingkannya dengan Yogya kini, dan sekaligus memperkirakan apa yang akan terjadi dengan Yogya pada masa yang akan datang. Paling tidak ada tiga hal yang perlu diidentifikasi berkaitan dengan perbandingan tersebut. Pertama, bagaimana kondisi masyarakat dan kegiatannya, kedua, bagaimana kondisi fisik/infrastruktur yang menjadi arena masyarakat Yogya, dan ketiga, bagaimana nilai-nilai yang menjadi “mediasi” antara masyarakat dengan lingkungan hidupnya. Continue reading “MENYOGYAKAN MODERNITAS”
Bau Laut

Ratih Kumala * Continue reading “Bau Laut”
DUA KECELAKAAN NABI SULAIMAN AS DALAM BERPOLITIK
Imam Nawawi *
Opini ini adalah inti sari tafsir al-Quran Jalalain tentang ayat 30-35 surat Shad. Sebelumnya, saya ingin menegaskan satu prinsip utama: berpolitik tidak untuk membela agama. Tapi berpolitik untuk menjalankan agama.
Nabi Sulaiman alaihis shalatu was salamu dijadikan percontohan oleh Allah, betapa keinginan berjihad melawan musuh-musuh Islam tidak dapat dibenarkan jika mengabaikan perintah agama yang lain, seperti mengerjakan shalat Ashar. Continue reading “DUA KECELAKAAN NABI SULAIMAN AS DALAM BERPOLITIK”
Empat Puluh Lima Sahabat Franz Kafka Mengenang

Judul Buku: Ketika Kafka di Depanku (Als Kafka mir entgegenkam) Continue reading “Empat Puluh Lima Sahabat Franz Kafka Mengenang”
