LENGA TALA: BETIS DAN KUTUKAN (18-21)

Sunu Wasono

LENGA TALA: BETIS DAN KUTUKAN (18)

Kalau saja Lik Mukidi tak merecoki, cerita “Lenga Tala” ini sudah awak selesaikan kemarin. Coba sampeyan pikir, lagi asyik-asyiknya menulis, dia bilang bahwa dirinya sudah tahu akhir ceritanya. “Tak seru dan tak lucu. Akhirnya cuma begitu saja. Kalau tahu cuma begitu, aku tak mau baca dari awal. Aku pikir ada kejutan. Gak tahunya…huh. Rugi.” Continue reading “LENGA TALA: BETIS DAN KUTUKAN (18-21)”

CERITA RAKYAT DAN STRUKTUR SOSIAL

Aprinus Salam *

Kalau mau tahu cara berpikir dan struktur sosial serta relasi-relasi suatu masyarakat, maka pelajari dan pahamilah cerita rakyat tradisionalnya. Kita tahu bahwa nilai-nilai, norma, dan kemungkinan mitos-mitos masih diwariskan dalam cerita tradisionalnya. Cerita-cerita itu sering menjadi pedoman masyarakatnya dalam kehidupan sehari-hari, baik pedoman dalam praktik berpikirnya maupun pedoman dalam praktik sosial. Pada masanya, cerita rakyat itu dibuat sebagai sesuatu struktur mental yang pada gililirannya menstrukturasi struktur masyarakatnya. Continue reading “CERITA RAKYAT DAN STRUKTUR SOSIAL”

Bahasa ยป