MERABA FALSAFAH JAWA

Djoko Saryono *

Falsafah dalam lakon-lakon atau cerita wayang Jawa bertumpu pada rasa (rasa sejati) yang dipercayai di dalamnya sudah terkandung akal budi. Pasalnya, falsafah Jawa dalam wayang Jawa lebih condong sebagai panduan praksis hidup [phylosophy of being] daripada sebagai olah nalar yang intelektual semata-mata [phylosophy of doing]. Falsafah Jawa sebagai filsafat Timur memang mau menawarkan jalan mencapai tujuan hidup manusia: jalan keselamatan dan kesempurnaan manusia, bukan menjawab persoalan-persoalan teknologis di dalam masyarakat modern. Continue reading “MERABA FALSAFAH JAWA”

BUDAYA POP MEMPERPARAH KEMISKINAN

Aprinus Salam *

Budaya pop membuat masyarakat lebih dinamis. Sekilas budaya pop menggairahkan perekonomian ketika sejumlah orang memanfaatkan budaya pop untuk mencari keuntungan atau nafkah dengan industri kreatifnya. Akan tetapi, lebih jauh budaya pop justru memperparah kemiskinan. Hal ini berkaitan dengan berapa banyak waktu produktif masyarakat terbuang karena menjadi konsumen dalam budaya pop tersebut. Continue reading “BUDAYA POP MEMPERPARAH KEMISKINAN”

Sajak-Sajak Rakai Lukman

Semesta Kerinduan

I.
airmata meteor dan kerikilkerikil semesta menitik di poripori belahan waktu, aku terkesiap dari lelap panjang bersama gigir angin dan pusaran mata air yang sumbat kini melega, alirnya menggugah rumputrumput liar, akar pohon, burungburung dara menyeru nyanyian musim peneduh tubuhtubuh ngilu, pun gersang rindu menumbuh gubukgubuk petani cocok tanam di lingkar ladang kebajikan, kelak dituai cucucucu yang gagap berkisah Continue reading “Sajak-Sajak Rakai Lukman”

Bahasa ยป