Djoko Saryono *
Falsafah dalam lakon-lakon atau cerita wayang Jawa bertumpu pada rasa (rasa sejati) yang dipercayai di dalamnya sudah terkandung akal budi. Pasalnya, falsafah Jawa dalam wayang Jawa lebih condong sebagai panduan praksis hidup [phylosophy of being] daripada sebagai olah nalar yang intelektual semata-mata [phylosophy of doing]. Falsafah Jawa sebagai filsafat Timur memang mau menawarkan jalan mencapai tujuan hidup manusia: jalan keselamatan dan kesempurnaan manusia, bukan menjawab persoalan-persoalan teknologis di dalam masyarakat modern. Continue reading “MERABA FALSAFAH JAWA”


