
Badaruddin Amir Continue reading “MENCARI SASTRA DAERAH BUGIS (MAKASSAR) DI TENGAH KONSTELASI SASTRA NASIONAL”
Novel Orang-Orang Bertopeng (14)
Dimuat bersambung di harian Sinar Harapan, edisi 27 Maret-10 Mei 2002
Teguh Winarsho AS
DELAPAN
MESKI hati Salman diliputi perasaan bahagia, tapi ia masih sering merasa cemas. Terutama jika larut malam ketika ia kesulitan memejamkan mata. Bayang-bayang gerombolan orang bertopeng kerap hadir menghantui. Begitu menakutkan. Begitu mengerikan hingga sering terbawa dalam tidur. Dalam mimpi. Entah sudah berapakali dalam tidurnya Salman berteriak-teriak seperti orang kesakitan disiksa. Continue reading “Novel Orang-Orang Bertopeng (14)”
Napak Tilas Merah Jambu (NTMJ)
: Novel Sastra Soal Peliknya “Perjuangan” Jika Ingin Nikahi Gadis Bugis Makassar

Hermawan Mappiwali Continue reading “Napak Tilas Merah Jambu (NTMJ)”
Lestarikan Sastra dari Generasi ke Generasi
Forum Arisan Sastra (FAS) Dibentuk

Hasbi Zainuddin Continue reading “Lestarikan Sastra dari Generasi ke Generasi”
Sastra Makassar sebagai Etos Kebudayaan di Butta Panrannuangku
Yasin Susilo
takalarterkini.com
Di kalangan orang Makassar, sejak dahulu telah mengenal tentang bahasa berirama atau sastra. Mereka menggunakan sejak dahulu sebagai bahasa sehari-hari, suatu contoh apabila seseorang akan meminang biasanya dicari orang yang mampu bersilat lidah danmelontarkan bahasa-bahasa kiasan atau bahasa tutur, agar pinangannya dapat diterimadipihak wanita. Sama halnya seorang ibu yang menidurkan anak dalam buaian, biasanya didengar irama lagu yang penuh harapan- harapan. Continue reading “Sastra Makassar sebagai Etos Kebudayaan di Butta Panrannuangku”
