Penerjemah: Tia Setiadi
Majalah Sastra Horison, edisi Des 2014
Dua tahun sebelum kematiannya, ayah saya memberikan kepada saya sebuah koper kecil yang sarat dengan tulisan-tulisan, manuskrip-manuskrip, dan catatan-catatannya. Dengan separuh bercanda dan separuh mencemooh, dia mengatakan kepada saya bahwa dia ingin saya membacanya setelah dia “pergi”, yang artinya setelah dia wafat. Continue reading “Koper Ayah Saya, Pidaro Nobel Sastra Orhan Pamuk 2006”


