LILI MARLEEN


Fahmi Faqih *

Pada masanya, mungkin tak ada lagu yang dapat menyaingi lagu “Lili Marleen” — baik dalam hal popularitas, maupun versi terjemahannya yang konon sampai 48 bahasa. Akan tetapi yang menarik dari ‘Lili Marleen’ bukanlah soal popularitas, banyaknya versi terjemahan, atau jumlah keping cakram yang terjual, melainkan kemampuannya mengambil peran sebagai penyejuk di tengah perang. Continue reading “LILI MARLEEN”

Karya Sastra Sejati

Anjrah Lelono Broto *

Masih hangat di telinga kita ketika seorang fungsionaris parpol tertentu melansir puisi tentang lawan politiknya. Puisinya kurang mendapatkan tanggapan serius dari yang bersangkutan, justru para simpatisannya membalas dengan beberapa judul puisi. Fenomena seperti ini bisa jadi pemandangan tak lazim bagi politisi di tanah air, namun sejatinya tipis batas antara sejarah berikut pelaku-pelaku yang terpahat di dalamnya dengan karya-karya sastra. Jacob Soemardjo (1997) menyatakan bahwa sejak manusia mengenal bahasa ternyata mmanusia telah “menyukai” sastra. Rasa suka ini pula yang membuat kehidupan lantas menjadi berwarna. Tangga dramatik kehidupan menjadi inspirasi karya sastra, begitu pula sebaliknya. Continue reading “Karya Sastra Sejati”

SERAT KIAI SUTARA


Yanuar Widodo

Buku yang sangat tebal ini, berisi kisah dan dawuh-dawuh Kiai Sutara yang khas, ceplas-ceplos tanpa beban, dan penuh canda-tawa menyegarkan jiwa dengan kaidah-kaidah agama yang lentur dan mendalam, juga dalil-dalil filsafat “timur dan barat”-nya yang renyah. Dengan kerenyahan dawuh dan kisah Kiai Sutara itu, ketebalan buku ini akan terasa ringan bagi pembacanya. Continue reading “SERAT KIAI SUTARA”

Bahasa »