Mendekatkan Dongeng pada Kurikulum

Riduan Situmorang *
badanbahasa.kemdikbud.go.id

Apa spesialnya dongeng sehingga diperingati secara internasional (20 Maret) dan nasional (28 November)? Dilansir dari kemdikbud.go.id, mendongeng bukan hanya kegiatan menidurkan anak, melainkan juga upaya meningkatkan perkembangan pada otak kanan anak yang, antara lain, berfungsi dalam hal psikologi, emosi, serta imajinasi. Dalam jurnalnya yang bertajuk “Why Story Telling Matters: Unveiling the Litteracy Benefits of Storytelling”, sekurang-kurangnya Profesor Denise E. Agosto sampai pada sebuah simpulan bahwa mendongeng merupakan metode ideal untuk memperkenalkan pendidikan kepada anak-anak kecil. Continue reading “Mendekatkan Dongeng pada Kurikulum”

Kertas-kertas Sunyi

Muhammad Yasir

Bukankah hanya kesunyian belaka yang engkau rasakan ketika kita duduk bersama di beranda toko buku yang sepi di sepanjang makam terpanjang dalam sejarah peradaban kolonialisme di sini?! Katakan! Bahwa setiap makam telah berubah menjadi rumah-rumah beraneka bentuk dan warna, beraneka pula persoalan hidup dan dakwaan dunia yang dihadapi orang-orang di dalamnya. Continue reading “Kertas-kertas Sunyi”

ONAR

Asep Rahmat Hidayat *
badanbahasa.kemdikbud.go.id

Kata onar telah melahirkan “keonaran” itu sendiri. Pasal keonaran diujikan ke Mahkamah Konstitusi. Makna dan tafsirnya didiskusikan hingga di ruang pengadilan. Kata dan makna onar tampaknya hidup dalam Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan kamus karena dalam korpus kata itu selalu berpusar pada keduanya. Continue reading “ONAR”

Puisi Menjadi Media Ekspresi Pengalaman Religius

Abdul Wachid B.S. *
badanbahasa.kemdikbud.go.id

Di dalam tasawuf, yang dimaksudkan dengan cinta (mahabbah) adalah cinta mutlak kepada Allah. Menurut Ibnu ‘Arabi (via Affifi, 1989: 238), basis timbulnya cinta itu disebabkan oleh keindahan. Di samping itu, “Islam sendiri benar-benar menganggap aspek ketuhanan sebagai keindahan dan gambaran ini dijadikan tumpuan istimewa dalam tasawuf, yang secara alami berasal dan mengandung inti (haqaa’iq) ajaran Islam,” demikian ungkap Seyyed Hossein Nasr (via Hadi W.M., 2001: 10). Continue reading “Puisi Menjadi Media Ekspresi Pengalaman Religius”

Bahasa »