Puisi-Puisi Saini K.M.

kepadapuisi.blogspot.com

SAJAK BUAT ANAKKU

Sampai di manakah cinta Ayah dan Ibu, Anakku
kalau tidak hingga ke ujung-ujung jari?
Akan tinggal saja menggapai, melambai dari stasiun kecil.
Pelabuhan terpencil.

Kemudian engkau sendirilah Ayah dan Ibu
dari Nasibmu
Terimalah Bumi dan Langit, hujan terik
siang serta malam hari kalbumu. Continue reading “Puisi-Puisi Saini K.M.”

SEHELAI PUISI DI JALAN INI

Taufiq Wr. Hidayat *

Suatu ketika, sebuah kendi di dalam dadamu meneteskan air. Tepat ketika dengan dahaga menyambut duka yang tiba. Tapi pada gerimis kecil dalam puisi ini, tiada henti yang dinanti.

Suatu ketika, lampu-lampu dalam mimpi kotamu dipadamkan. Tepat ketika matahari mengirimkan debu waktu. Ada selembar surat yang melayang tanpa alamat, tergeletak di tepi jalan itu. Entah berapa saat sudah, musim-musim menghuni abad, dan gemuruh selalu berderu terus berderu dalam dadamu. Continue reading “SEHELAI PUISI DI JALAN INI”

Bahasa »