TUHAN MAHA TAHU, TAPI SABARLAH…

(God Sees The Truth, But Waits… : Leo Tolstoy)
Alih bahasa: Syafruddin Hasani
http://www.worditude.com/ebooks/htmlbooks/tolstoy.html

Di kota Vladimir hiduplah seorang saudagar muda yang bernama Ivan Dimitrich Aksionov. Ia memiliki sebuah rumah dan dua buah toko.

Aksionov adalah seorang pria tampan berambut pirang keriting, penuh canda dan gemar menyanyi. Ketika masih sangat muda ia suka minum-minum dan bikin ribut kalau mabuk. Tapi setelah menikah ia pun berhenti minum, kecuali sesekali saja. Continue reading “TUHAN MAHA TAHU, TAPI SABARLAH…”

T A R U H A N

(The Bet : Anton Chekov)
Alih bahasa: Syafruddin Hasani
http://www.nyx.net/~kbanker/chautauqua/bet.html

Saat itu malam musim gugur yang gelap. Seorang bankir tua berjalan mondar?mandir di ruang kerjanya terkenang pesta yang diselenggarakannya pada musim gugur lima belas tahun silam. Banyak orang pandai yang hadir dan percakapan?percakapan yang menarik di sana. Continue reading “T A R U H A N”

YA TUHAN, SI KECIL ITU…

(My Lord, The Baby… : Rabindranath Tagore)
Alih bahasa: Syafruddin Hasani
http://osprey.bus.brocku.ca/~mulligan/tagore.htm

Raicharan baru berusia dua belas tahun ketika ia datang sebagai pembantu di rumah majikannya. Ia berkasta sama dengan sang majikan dan diserahi tugas mengasuh putera mereka yang masih kecil. Waktupun terus melaju, dan si bocah meninggalkan pangkuan Raicharan untuk bersekolah. Selanjutnya ia meneruskan ke perguruan tinggi dan setelah lulus bertugas sebagai hakim. Begitulah seterusnya, sampai dia menikah, Raicharan adalah pembantu satu?satunya. Continue reading “YA TUHAN, SI KECIL ITU…”

Sejatinya Puisi

(Sekadar Catatan dari Penikmat Puisi)

Muhammad Hanif *
Riau Pos, 18 Maret 2012

Mengapa Puisi Ditulis?

Pertanyaan ini lahir dari perjalanan panjang penulis dalam menikmati sastra, terutama puisi. Bukan sekadar menikmati, seorang penikmat puisi lambat atau cepat, biasanya akan menjadi seorang penulis puisi pula seperti halnya penulis. Continue reading “Sejatinya Puisi”

Bahasa »