Tataran Pemahaman dalam Sastra

M. Raudah Jambak
analisadaily.com

Penggunaan istilah, terkadang membuat penulis atau pembicara selalu khilap dengan makna dasar dari kata-kata yang dituangkannya. Mungkin seorang pembaca atau pendengar mencoba memahami dan memaklumi pemaknaan yang tertuang itu. Bombastiskah? Atau ambigu? Dalam pembicaraan bahasa memang ada yang disebut dengan polisemi yang berarti satu kata banyak arti, tetapi dia tidak terlepas dari makna dasarnya. Berbeda dengan homonim yang memiliki pengucapan dan penulisan yang sama tetapi berbeda arti, hanya saja tidak ada hubungan dengan makna dasarnya. Continue reading “Tataran Pemahaman dalam Sastra”

Teks-teks Semu pada Karya Sastra Sumut

Yulhasni
analisadaily.com

Polemik sastra dan politik dalam ranah sastra Sumatera Utara, sepertinya memang dalam tahap pengenalan. Diskursus yang semula diharapkan memberi peluang agar sastra di Sumut memberi peran yang lebih berarti akhirnya dipahami dalam bingkai sederhana. Sejumlah tulisan di harian ini dalam sebulan terakhir mengisyaratkan adanya perubahan cara pandang dari beberapa orang dalam menyimpulkan gagasan politik dalam sastra Sumut. Tentu saja cara pandang yang berbeda itu karena subjektivitas pemahaman dan itu sah dalam diskusi intelektual. Continue reading “Teks-teks Semu pada Karya Sastra Sumut”

Sastra dan Seksualitas, Keindahan yang Tercemar

Valery Kopong *
http://www.kompasiana.com/548338

MEMBACA beberapa karya sastra berupa novel, para sastrawan terkadang secara vulgar menampilkan suatu situasi riil yang sering dialami oleh manusia. Tulisan yang mengangkat masalah biasa yakni seksualitas yang sering menimbulkan suasana luar biasa ini tidak lain merupakan bentuk revolusi dari sastrawan yang menggunakan pintu kesusastraan sebagai jalur penyadaran bagi masyarakat tentang penghargaan terhadap perempuan dan terutama menghargai seksualitas sebagai yang terberi dari Sang Pencipta. Continue reading “Sastra dan Seksualitas, Keindahan yang Tercemar”

Ibnu Arabi dalam Pandangan Prof. Dr. Mahmoud El-Ghourab

Nurdin Sarim
__Kajian Nun Centre

Ketidakhadiran dalam Forum Ilmiah yang diadakan SAS Center dan Ghazalian Center pada Selasa, 5 Oktober 2010 bertema “Konsep Wihdatul Wujud Dalam Pemikiran Ibnu Arabi”, mendorong tulisan ini dibuat dan atas dasar keingintahuan lebih luas lagi tentang pandangan Prof. Dr. Mahmoud El-Ghourab terhadap pemikiran Ibnu Arabi. Continue reading “Ibnu Arabi dalam Pandangan Prof. Dr. Mahmoud El-Ghourab”

Bahasa »