Kisah Melarut di Secangkir Kopi

Akhiriyati Sundari

15:11 WIB. Kukayuh sepeda kumbangku melintasi Kotabaru. Jalan I Dewa Nyoman Oka. Lalu lurus menyisir ke arah Jalan Cik Di Tiro. Bablas. Sebuah kampus besar arah utara bundaran, kini pintu masuknya telah latah dipasangi portal. Terlihat begitu jelek di mataku. Begitu angkuh (seperti Kampus Oranye, calon almamaterku). Kutembus begitu saja. Rasanya seperti memasuki areal parkir utama waralaba terbesar negeri ini. Continue reading “Kisah Melarut di Secangkir Kopi”

Manusia diberkahi untuk bebas? Keliru!

Membaca ‘kedangkalan’ logika Dr. Ignas Kleden? (bagian XI kupasan keempat dari paragraf keduanya)
Nurel Javissyarqi

Mengenai Sartre bisa dilihat tulisan saya diterjemahkan Agus B. Harianto di http://pustakapujangga.com/2010/11/why-does-jean-paul-sartre-stay-exist/ Kini mengudar pahamnya “Man is condemned to be free” (Manusia dikutuk untuk bebas) yang saya benturkan “Man is blessed to be free” (Manusia diberkahi untuk bebas)? Continue reading “Manusia diberkahi untuk bebas? Keliru!”

Tetralogi Pramoedya Ananta Toer dalam Materialisme Karl Marx

Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer

Sri Fitri Ana *

Bumi Manusia adalah buku pertama dari Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer yang pertama kali diterbitkan oleh Hasta Mitra pada tahun 1980. Buku ini melingkupi masa kejadian antara tahun 1898 hingga tahun 1918, masa ini adalah masa munculnya pemikiran politik etis dan masa awal periode Kebangkitan Nasional. Masa ini juga menjadi awal masuknya pemikiran rasional ke Hindia Belanda, masa awal pertumbuhan organisasi-organisasi modern yang juga merupakan awal kelahiran demokrasi pola Revolusi Perancis. Continue reading “Tetralogi Pramoedya Ananta Toer dalam Materialisme Karl Marx”

Filsafat dan Terorisme

Sulaiman Djaya
http://sulaimandjayaesai.wordpress.com/

“Untuk menghabisi banyak bangsa, dengan demikian engkau telah berdosa pada dirimu sendiri” (Habakuk 2:10). Tanggungjawab filsafat terletak pada kepekaan analisisnya dengan persoalan-persoalan politik dan sejarah, begitulah ujar Giovanna Borradori dalam bukunya yang berjudul Philosophy In a Time of Terror, yang merupakan hasil diskusinya dengan dua filsuf akbar: Continue reading “Filsafat dan Terorisme”

Kritik Derrida atas Strukturalisme de Saussure

Makyun Subuki

1. Pendahuluan

Pascastrukuturalisme, merupakan sebuah aliran pemikiran besar yang tidak memiliki bidang kajian khusus (Ritzer 2003: 57). Lamart (1990), seperti dikutip oleh Ritzer (2003: 202), mencatat awal kelahiran pascastrukturalisme pada pidato Derrida pada tahun 1966, di mana dia memproklamirkan menyingsingnya suatu era baru, era pascastrukturalisme. Continue reading “Kritik Derrida atas Strukturalisme de Saussure”

Bahasa »