JARINGAN SENIMAN RIAU (JSR)

Pernyataan Sikap Jaringan Seniman Riau (JSR)
Pekanbaru, 16 November 2008

Mengamati dan menganalisa kondisi kesenian (di) Riau saat ini, maka yang tampak dan mencuat adalah ketidakjelasan orientasi dan kekacauan paradigma. Bahkan berbagai gejala menunjukkan bahwa aktivitas kesenian kita telah masuk ke dalam suasana euforia berlebihan dan histeria perayaan semata, tanpa menukik ke dalam penggalian substansi nilai-nilai kebudayaan. Continue reading “JARINGAN SENIMAN RIAU (JSR)”

Sagang dan Eksistensi Kerja Budaya

Rida K Liamsi
Minggu, 30 Jan 2011

KETIKA menerbitkan Majalah Sagang 10 tahun lalu, saya menyadari bahwa penerbitan ini bukan penerbitan komersial. Ini lebih bersifat komitmen Riau Pos di mana saya berada ingin ada yang memperhatikan tentang pengembangan kebuadayaan, khususnya sastra, dalam bentuk publikasi yang lebih teratur. Meskipun di Riau Pos waktu itu sudah ada halaman budaya, tiap minggu sekali, satu atau dua halaman, tapi sebuah majalah yang serius dan ditangani secara sungguh-sungguh, terutama kualitas isinya, tetap diperlukan. Continue reading “Sagang dan Eksistensi Kerja Budaya”

Takut Menjadi Esoterik

Wicaksono Adi
Kompas, 16 Jan 2011

BEBERAPA tahun silam, dalam satu diskusi, perupa Dadang Christanto curhat: pendorong utama dalam berseni rupa adalah kebutuhan untuk membongkar sejarah kelam kekerasan guna mengikis trauma panjang yang ia alami sejak ayahnya lenyap tanpa jejak saat huru-hara 1965. Maka hingga kini karya-karyanya takkan jauh dari tema kekerasan. Tapi anak-anaknya yang mulai tumbuh dewasa justru ketakutan ketika menyaksikan karya-karya ciptaan si bapak. Continue reading “Takut Menjadi Esoterik”

Tuntutan Pembakaran Novel Interlok di Malaysia

Husnu Abadi
Riau Pos, 23 Jan 2010

PERJALANAN selama sepekan di Malaysia kali ini (Januari 2011), bagi saya sangatlah beruntung, karena bertepatan dengan adanya peristiwa sastra yang sangat penting. Peristiwa sastra itu adalah kontroversi novel Interlok karya Sastrawan Negara Abdullah Hussain, antara tuntutan pelarangan dan pembelaan yang gigih atas keberadaan novel dimaksud. Continue reading “Tuntutan Pembakaran Novel Interlok di Malaysia”

Bahasa »