Ki Pandjikusmin, Misteri yang Dibawa Mati

Seno Joko Suyono
majalah.tempointeraktif.com

AMPLOP itu lusuh. Sudah sejak 1968 dia terjepit di dalam sebuah map karton kuning. Amplop itu dialamatkan kepada majalah Sastra, Jalan Kramat Sentiong 43, Jakarta. Nama pengirimnya hampir tak terbaca—karena tertutup sebuah klip map. Bila kita mencabut klip itu, terbacalah nama pengirimnya dengan alamat 2-nd Floor Maritime Building Collyer Quay, Singapore. Continue reading “Ki Pandjikusmin, Misteri yang Dibawa Mati”

KISAH MAJALAH “KISAH” DAN “LANGIT MAKIN MENDUNG” *

Kurniawan Junaedhie

PADA tahun 1967, HB Jassin yang waktu itu sudah menjadi redaktur Horison, kembali menerbitkan Sastra. Dengan demikian di Indonesia, selain Horison saat itu beredar dua majalah sastra sekaligus. Sastra gaya baru ini terbit bulanan dan menamakan diri sebagai “bimbingan pengertian dan apresiasi”. HB Jassin menjadi pemimpin redaksinya sedang orang bernama Darsyaf Rachman menjadi pemimpin umumnya. Penerbit majalah itu, PT Mitra Indonesia. Adapun kantor redaksinya berlokasi di Jalan Kramat Sentiong Jakarta. Continue reading “KISAH MAJALAH “KISAH” DAN “LANGIT MAKIN MENDUNG” *”

Tentang Sajak Dody Kristianto

Eva Dwi Kurniawan

Dody Kristianto, nama yang kini menjadi perhatian saya. Seorang sarjana sastra.
Sudah lama saya memendam sebuah rasa yang aneh. Rasa yang tersamar-samar mengatakan bahwa kawan saya itu, Dody, akan menjadi seorang penyair baik. Penyair yang resah dengan bahasa dan selalu menemukan kegagalan dalam menyusunnya. Sebab, yang namanaya sajak, tidak akan pernah berhasil diciptakan. keberhasilannya ialah ketika sajak itu dirasakan gagal. Dan sebab gagal itulah, usaha untuk menyusunnya kembali, dilakukan. Dan sudah pasti, akan terjadi kegagalan lagi. Begitulah, serupa kutukan Zeus kepada Syisipus. Continue reading “Tentang Sajak Dody Kristianto”

Djenar: Buah Dada Saya Lebih Besar

Marcus Suprihadi
entertainment.kompas.com

Terima kasih buat yang sudah memberikan baju ini buat saya karena dengan baju ini tetek saya jadi kelihatan besar. — Djenar Mahesa Ayu

Berbusana dengan konsep halter neck backless dress, penulis Djenar Maesa Ayu terlihat lebih anggun dibandingkan ketika ia berada di balik laptopnya sembari menulis novel. Dengan busana tersebut, (maaf) buah dada Djenar pun terlihat lebih besar. Continue reading “Djenar: Buah Dada Saya Lebih Besar”

Antara Cinta dan Harga Diri

Sofian Dwi
http://www.seputar-indonesia.com/

Dua tokoh sentral dalam adegan teater dari kelompok Mei Theater Company tampil dalam pentas bertajuk Pinangan di Teater Studio, Taman Ismail Marzuki,kemarin. Seni pertunjukan yang disutradarai oleh Firsty Soebratawidjaja dan Indra Acoy tersebut bercerita tentang pinangan seorang pria terhadap gadis idamannya yang terbentur persoalan harga diri dengan latar belakang budaya Minahasa dan Maluku. Continue reading “Antara Cinta dan Harga Diri”

Bahasa »