M Abdul Rohim
http://suaramerdeka.com/
PERBINCANGAN soal perempuan acap meninggalkan kesan manis sekaligus tragis. Manis karena perempuan penuh daya tarik. Tragis karena perempuan sering dilingkupi peristiwa mengenaskan; pemerkosaan, pengerdilan, kekerasan, penganiayaan, hingga komodifikasi.
Perempuan dijadikan komoditas, tubuh perempuan diperebutkan. Beberapa figur perempuan diboyong politikus untuk mengikuti pemilihan kepala daerah. Sebagian besar di antara mereka adalah artis. Itu menimbulkan tanda tanya dan tanda seru. Pujian, cercaan, dan kecurigaan menggenang dalam ?kubangan? masyarakat. Itu dianggap wajar, karena publik telah mengetahui sepak terjang sang artis. Publik merasa punya kedekatan dengan sang artis. Continue reading “Citra Wanita dalam Pamflet”
