Rafilus tak jatuh dari langit

Leila S. Chudori
http://majalah.tempointeraktif.com/

“APA yang hendak diceritakan novel Rafilus?” Ini pertanyaan budayawan Umar Kayam di depan pengunjung di ruang Galeri Cipta, Taman Ismail Marzuki, Sabtu pekan lalu. Didampingi moderator Salim Said serta Nirwan Dewanto sebagai pembahas, Kayam, dengan suara getar, membacakan makalahnya Rafilus Budi Darma. Komite sastra Dewan Kesenian Jakarta juga mengajukan Umar Junus dan Faruk H.T. untuk mendiskusikan karya-karya Ahmad Tohari. Continue reading “Rafilus tak jatuh dari langit”

Jejak “Arena Sastra” di RKPD Jombang

Fahrudin Nasrulloh

Mekarlah kembang
Di taman sajak
Mekarlah cipta, cita, dan cinta

Menjelang malam, sekisar surup pukul 18.00 WIB, langit Jombang menyisakan cerah yang masih menggeriap di sudut-sudut kota. Awan-gemawan perlahan-lahan berarak malas mengiringi rerintik hujan. Orang-orang sibuk sendiri di jalan-jalan, seperti menyusun cerita yang disimpan sendiri. Continue reading “Jejak “Arena Sastra” di RKPD Jombang”

Budaya Lokal dalam Sastra di Mata Cerpenis

Kolecer & Hari Raya Hantu
Eka Fendri Putra
http://www.suarakarya-online.com/

Cerita pendek sebagai salah satu genre sastra, kadang dianggap lebih mudah menuliskannya dibanding puisi, drama atau novel. Padahal menulis cerita pendek membutuhkan kepiawaian mengemas satu fragmen kehidupan yang dipadatkan dalam dunia kata yang lebih pendek. Pengamatan, pemahaman, pengalaman dan imajinasi itulah yang dimunculkan oleh 11 penulis dalam duapuluh cerita pendek. Continue reading “Budaya Lokal dalam Sastra di Mata Cerpenis”

Jejak Wallace di Jombang

Junaedi*
http://www.surya.co.id/

DALAM berbagai catatan sejarah, naturalis asal British, Alfred Russel Wallace, yang juga menciptakan sebuah garis imajiner sebagai batas pemisah fauna dan dikenal sebagai Garis Wallacea, pernah singgah sementara waktu di Jombang pada tahun 1861.

Setidaknya ada tiga kawasan yang tercatat dalam berbagai literatur yaitu Wonosalam, Japanan, dan Mojoagung. Letak geografis tiga kawasan ini berada di sisi timur Kabupaten Jombang memanjang ke selatan dengan jarak jika ditarik garis lurus kurang lebih 15 km. Tiga titik kawasan ini juga tak jauh dari Trowulan, yang diyakini menjadi salah satu pusat kejayaan kerajaan Majapahit. Continue reading “Jejak Wallace di Jombang”

Bahasa ยป