Mengapa Dosen-dosenku Malas Menulis?

Mohammad Afifuddin*
http://www.jawapos.com/

”Mengapa dosen-dosenku malas menulis?” Apakah mereka benar-benar tidak bisa menulis? Sepertinya mustahil mereka tidak bisa menulis. Mereka jelas punya kemampuan menulis. Buktinya, mereka berpengalaman menulis skripsi, tesis, bahkan disertasi. Juga ada puluhan buku yang ditulis para dosen tersebut. Tapi, mengapa mereka malas menulis di media massa? Continue reading “Mengapa Dosen-dosenku Malas Menulis?”

Menggunakan Tubuh Sebagai Medium Seni

Ahmad Rafiq
http://www.tempointeraktif.com/

Alastair MacLennan berdiri mematung di tepi sebuah sungai kecil di belakang Padepokan Lemah Putih, Mojosongo, Karanganyar, Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu sore pekan lalu.

Sepanjang sekitar empat jam, MacLennan berdiri sambil memanggul dahan kayu di atas kepalanya, tepat di titik keseimbangan. Nyamuk yang merubungnya tak mengganggu konsentrasi seniman asal Irlandia itu melakukan meditasi dalam karya performance art bertajuk Ode a Node. Continue reading “Menggunakan Tubuh Sebagai Medium Seni”

Memerdekakan Teater Indonesia

Cornelius Helmy Herlambang
http://m.kompas.com/

Eksistensi teater payung hitam kembali diuji dalam pementasan Puisi Tubuh yang Runtuh di Gedung Kesenian Sunan Ambu, Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung, akhir pekan lalu. Teater hitam kembali mengekplorasi gerakan tubuh minim kata-kata sebagai pamungkas perayaan ulang tahun y ang ke-27 bertema Memerdekakan Teater Indonesia. Continue reading “Memerdekakan Teater Indonesia”

Tubuh Kota dalam Representasi Seni Pertunjukan “Outdoor”

Sepotong Catatan dari Journal of Moment Arts 2003 di Makassar

Yanto le Honzo
sinarharapan.co.id

Journal of Moment Arts (JOMA) adalah program rutin tahunan yang diadakan Sanggar Merah Putih Makassar. Tahun ini adalah kali keempat mereka mengadakannya, mulai tanggal 20-25 Oktober 2003. Untuk tahun ini, mereka memilih wilayah kesenian outdoor sebagai pernyataan dan ekspresi berkesenian, dengan tema “Kota dalam Tubuhku”. JOMA menempatkan visinya pada ruang-ruang publik kota dalam memandang seni pertunjukan sebagai representasi dari kebudayaan kota. Continue reading “Tubuh Kota dalam Representasi Seni Pertunjukan “Outdoor””

KOMA; KEGELISAHAN DALAM PESANTREN

Siti Sa’adah *

Tidak ada tindakan nyata lahir dari pikiran kosong, karena lelaku mengusung semangatnya sendiri. Begitulah Pekan Tadarus Sastra yang digagas oleh Komunitas Pena (KOMA) dari ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

KOMA lahir pada 14 Februari 2007 dari kegelisahan para santri mengenai kepenulisan di pondok serta dorongan membentuk wadah untuk menyalurkan kreatifitas di lingkungan pondok. Saat itu sekitar tujuh santri putra yang bergerak, biasanya nongkrong ngopi bersama sambil diskusi serta saling memotivasi untuk berkarya. Continue reading “KOMA; KEGELISAHAN DALAM PESANTREN”

Bahasa ยป