Sejarah Nabi Adam dan Raja-Raja

A.S. Laksana *
jawapos.com

DI buku Babad Tanah Jawi, Nabi Adam diturunkan di tanah Jawa dan kelak menurunkan raja-raja di sini. Ia berputra Nabi Sis; Sis berputra Nurcahya; Nurcahya berputra Nurasa; Nurasa berputra Sanghyang Wening; Sanghyang Wening berputra Sanghyang Tunggal; Sanghyang Tunggal berputra Batara Guru.

Batara Guru punya ”simpanan” putri Kerajaan Mendang, dan dari situlah bermula skandal asmara. Salah seorang di antara lima anaknya, yakni Batara Wisnu, kelayapan ke negeri Mendang dan jatuh cinta kepada ”simpanan” ayahnya. Continue reading “Sejarah Nabi Adam dan Raja-Raja”

Elegi Rimpiyati

Moh. Samsul Arifin*
http://www.jawapos.com/

HARI masih gelap, saat perempuan tua 50-an tahun itu melawan kantuknya. Ia bangun. Seperti biasa, pergi ke dapur, menyalakan kompor, menanak nasi, dan memasak sayur. Yang dimaksud dapur tak lain adalah ruang 3 x 3 meter -yang juga merupakan tempat tidur, ruang tamu, dan ruang makan keluarga tersebut. Berbilang tahun ia tak lagi ditemani suami tercinta yang sudah mangkat. Tinggal dia bersama dua anaknya, laki-laki dan wanita yang berangsur dewasa. Aktivitas mandi, cuci, dan kakus tentu saja di luar bilik sesak itu. Continue reading “Elegi Rimpiyati”

Memaknai Yang Tersembunyi

Agus Koecink Sukamto*
http://www.jawapos.com/

MENGURAI Akar Budaya. Itulah tema yang diusung Biennale Seni Rupa Jawa Timur III-2009 yang dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Djoni Irianto di Galeri House of Sampoerna, Kamis (10/12).

Di galeri itu khalayak bisa menyaksikan ragam seni rupa tradisi dan kekinian karya para perupa Jawa Timur. Di antaranya karya Musafiq (pelukis wayang beber), Nur Samaji (cucu Mbah Masmundari, penerus lukisan Damarkurung), perajin keramik Malo, dan kehadiran generasi perupa muda yang merespons masa lalu untuk masa kini. Continue reading “Memaknai Yang Tersembunyi”

Sastrawan Jawa Timur, Soal Cybersastra, dan Cybersastra Jawa

Viddy AD Daery
sinarharapan.co.id

Sebenarnya, sejak dulu sampai kini, sastrawan Jatim yang mempunyai nama di tingkat nasional cukup banyak, misalnya: D. Zawawi Imron, Budi Darma, Akhudiat, Suparto Broto, juga sastrawan mudanya yang berkibar di banyak media massa Jakarta hari-hari ini, seperti S. Yoga, M. Shoim Anwar, Viddy AD Daery, Sirikit Syah, Denny Tri Aryanti, Indra Tjahyadi, Mashuri dan banyak lagi. Belum lagi beberapa sastrawan dengan status aneh dan unik, misalnya Sihar Ramses Simatupang, yang berdarah Batak kelahiran Jakarta tetapi lama hidup dan berkarya di Jatim. Continue reading “Sastrawan Jawa Timur, Soal Cybersastra, dan Cybersastra Jawa”

Buku Biografi Kiai Pesantren

Saiful Amin Ghofur *
jawapos.com

KH MUSTOFA Bisri, suatu ketika, saat orasi pernah mengoarkan kegelisahan: kenapa budaya tulis, khususnya menulis sejarah kehidupan tokohnya sendiri, tidak berkembang di kalangan pesantren, padahal semua menyadari betapa pentingnya hal itu. Gerundelan kiai-budayawan Rembang yang akrab disapa Gus Mus tersebut tentu bukan isapan jempol semata. Apalagi gurauan. Meski diujarkan dengan tergelak, serasa sindiran getir nan satir itu mengena dengan telak. Continue reading “Buku Biografi Kiai Pesantren”

Bahasa ยป