Wuryanti Puspitasari
http://oase.kompas.com/
Sudah lebih dari tiga bulan WS Rendra wafat, namun sosok penyair, dramawan, sastrawan, pemikir, dan pejuang kebudayaan itu tetap hidup di hati sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya para sahabat, kerabat, pencinta seni, serta pencinta karya-karyanya.
WS Rendra yang lahir di Solo pada 7 November 1935 dan wafat di Depok, Jabar, pada 6 Agustus 2009 tersebut dicintai oleh banyak orang, karena dia dianggap memiliki totalitas berkesenian, karya yang bagus, kontekstual, dan memiliki “kegagahan dalam kemiskinan” kata-katanya. Continue reading ““Festival Rendra” Penghargaan bagi Si Burung Merak”
