Subjektivitas Sastra Perjalanan

Sjifa Amori
http://jurnalnasional.com/

Dalam sebuah literatur mengenai traveling atau perjalanan muncul perdebatan tentang unsur fiksi dan fakta dalam sebuah penulisan perjalanan. Tulisan di situs guardian.co.uk ini mengungkapkan bagaimana di awal abad ke-17, orang cenderung menjadi skeptis terhadap penulisan perjalanan.

Salah satu penyebab sikap skeptis ini adalah karena banyak pihak yakin Marco Polo yang menyebut-nyebut mengenai Great Wall China dalam tulisan perjalanannya ternyata tak pernah menginjakkan kaki di negeri tersebut. Dia dianggap menulis tentang situs bersejarah tersebut karena mendengar cerita dari orang lain. Continue reading “Subjektivitas Sastra Perjalanan”

9 Pertanyaan untuk Fira Basuki: Antara Bakat Menulis dan Sastra Wangi

Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com

BAGI Fira Basuki, menulis bukan sekadar tanggung jawab profesi, melainkan sebuah kebutuhan. Ibu satu anak ini menempatkan menulis sederajat dengan kebutuhan biologis lain seperti makan, minum, bahkan bernapas. “Sehari saja nggak nulis aku bisa blingsatan,” kata perempuan kelahiran Surabaya ini ketika ditemui di Kidzania Pacific Place, Jakarta, beberapa waktu lalu. Continue reading “9 Pertanyaan untuk Fira Basuki: Antara Bakat Menulis dan Sastra Wangi”

Putu Wijaya

Budayawan yang mantan wartawan ini bercerita tentang dunia teater dan kesenian lainnya yang kian tergusur kapitalisme.

Pewawancara: Adiyanto, Kristian Ginting
koran-jakarta.com

Kematian WS Rendra, menurut Putu Wijaya, jangan sampai mematikan perkembangan dunia teater di Indonesia. Kendati demikian, pimpinan Teater Mandiri ini juga berharap tidak muncul “Rendra-Rendra” baru. “Biarlah dia pergi dengan kebesarannya. Dia tidak akan pernah tergantikan.” Yang perlu dilakukan, katanya, adalah mempelajari karya-karya almarhum, tanpa perlu harus menjadi dirinya. Continue reading “Putu Wijaya”

Hal yang Aneh dalam Dunia Kepenulisan

Cunong N. Suraja
http://oase.kompas.com/

Hal yang aneh boleh juga dianggap menyimpang yang dalam ilmu alam dikenal anomali saat air mulai mencair lagi ketika suhu mencapai minus empat derajat Celcius.

Dalam hal kepenulisan sering falsafah Jawa yang totok selalu dianut akut setia membabibuta (merendahkan diri yang dikenal dengan frase “andap asor”) manakala bergayung-sambut atas sebuah materi pembicaraan yang sudah mulai akan menyeruak pada jati diri kepenulisan. Continue reading “Hal yang Aneh dalam Dunia Kepenulisan”

Bahasa ยป