Jangan Kau Tanya, di Mana Ayah Kita

Rihad Wiranto
http://jurnalnasional.com/

Puluhan, bahkan mungkin lebih dari seratus penonton di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Selasa Malam, 16/6, nampak hanyut, terbawa arus, melintas waktu kembali ke Tahun 1998, saat puluhan aktivis hilang diculik sekelompok “oknum” militer. Sebagian selamat dan kembali ke keluarganya, sebagian lagi hilang ditelan bumi, tak jelas, apakah masih hidup ataukah sudah kembali ke pangkuan Illahi. Continue reading “Jangan Kau Tanya, di Mana Ayah Kita”

“Rahayu” yang (Seharusnya) Tenteram

Silvia Galikano
http://jurnalnasional.com/

Hingga sekarang, urusan cara menyembah Tuhan ternyata masih belum sampai titik.
Selama enam hari, dari 15 hingga 20 Juni 2009, Keraton Kasepuhan di Cirebon Jawa Barat jadi tuan rumah Pekan Seni Budaya dan Film. Keraton buatan abad ke-17 itu jadi pusat perhatian para penggiat kebudayaan Tanah Air, khususnya Cirebon.

Stan beberapa provinsi, meski sangat sederhana, menyuguhkan bentuk seni dan budaya lokalnya. Lukisan kaca khas Cirebon diberi ruang sendiri. Continue reading ““Rahayu” yang (Seharusnya) Tenteram”

Mir Hossein Mousavi, “Bertapa” Selama 20 Tahun

Nuswantoro
http://jurnalnasional.com/

SAAT layanan SMS di Iran terganggu, akses internet diganjal, jejaring sosial maya seperti facebook dibuka-tutup, dan semua itu justru terjadi pada saat laga pemilihan presiden berlangsung, orang pun bertanya. Seberapa kritis posisi Mahmoud Ahmadinejad kini? Di sebaliknya ada sang penantang, yang beraliran moderat konservatif, Mir Hossein Mousavi. Continue reading “Mir Hossein Mousavi, “Bertapa” Selama 20 Tahun”

MANDAR

D. Zawawi Imron
jawapos.com

MENURUT buku Ensiklopedi Indonesia jilid 4, Mandar Sulawesi adalah sejenis burung yang nama latinnya aramidopsis lateni, yang banyak terdapat di pulau Sulawesi. Karena dagingnya kalau dimasak enak rasanya, unggas rawa itu banyak diburu orang sehingga kini sudah sangat langka. Setelah hampir punah, burung itu baru dinyatakan dilindungi. Continue reading “MANDAR”

Bahasa ยป