Maman S. Mahayana *
Achdiat Karta Mihardja (lahir 6 Maret 1911), dalam usia yang hampir satu abad, hadir dengan novel terbarunya, Manifesto Khalifatullah (Mizan, 2005), sebuah novel gagasan yang mengingatkan pada magnum opus, Mohammad Iqbal, Javid Namah. Berbeda dengan dua novel sebelumnya, di sana kita seperti kehilangan tokoh Hasan yang peragu (Atheis, 1949) atau tokoh Rivai yang diterjang godaan berbagai problem cinta (Debu Cinta Bertebaran, 1973; 2004). Dalam Manifesto Khalifatullah, sikapnya lebih tegas dan lugas. Itulah estetika yang diusungnya, sekaligus sebagai representasi perkembangan pemikirannya. Continue reading “PERJALANAN PEMIKIRAN ACHDIAT KARTA MIHARDJA”
