
Muhammad Yasir Continue reading “Tuhan Tidak Semewah di Jawa Timur”
Malaikat Pencabut Nyawa
Eko Darmoko
Kompas, 17 Jan 2021
Hanya pelacur yang bisa menyelamatkan nyawa Bella. Ilmu kedokteran belum sanggup menangkal kewajiban malaikat pencabut nyawa yang diperintahkan untuk menumpas hidup Bella. Apa daya, minimnya pengetahuan dan pergaulan, membuat keluarga Bella kepayahan mencari pelacur semenjak Dolly ditutup Pemerintah Kota. Continue reading “Malaikat Pencabut Nyawa”
Kertas-kertas Sunyi
Muhammad Yasir
Bukankah hanya kesunyian belaka yang engkau rasakan ketika kita duduk bersama di beranda toko buku yang sepi di sepanjang makam terpanjang dalam sejarah peradaban kolonialisme di sini?! Katakan! Bahwa setiap makam telah berubah menjadi rumah-rumah beraneka bentuk dan warna, beraneka pula persoalan hidup dan dakwaan dunia yang dihadapi orang-orang di dalamnya. Continue reading “Kertas-kertas Sunyi”
Pencuri Jam Dinding di Rumah Tuhan
Muhammad Yasir
Malik bin Mukhsin; seorang lelaki tua, taat, dan alim, secara mengejutkan membuat pengakuan kepada Allah, Tuhan yang dia yakini, ketika dirinya berumur 80 tahun lima hari yang jatuh pada bulan Juni yang lebih cerah dari roman wajahnya. Malik bin Mukhsin merasa perlu melakukan pengakuan ini, karena zaman telah berubah. Tidak seperti masa kanak-kanaknya dulu; orang-orang datang ke rumah Tuhan tidak hanya sekadar membuktikan ketundukan dan kepatuhan, lebih dari itu. Continue reading “Pencuri Jam Dinding di Rumah Tuhan”
BUKIT KALAM
A. Syauqi Sumbawi
Suara itu ada! Dan jika saat ini kau masih belum bisa mendengarnya, maka sebaiknya kau tidak mengatakan yang sebaliknya. Apalagi terburu-buru mengumumkan kepada orang-orang tentang keberadaannya yang dusta. Barangkali karena ribuan suara lain yang berisik dalam lubang telinga, yang menjadikannya tersumbat diam. Lantas lenyap terbawa angin dari punggung bukit. Mungkin pula lantaran perhatian yang kauberikan tak penuh seksama, sehingga membuatnya berlalu begitu saja. Karena itu, berhentilah dulu. Mari kita menepi dari jalanan ini. Lihatlah, sebatang beringin berdiri menawarkan keteduhan daun-daunnya yang rimbun. Continue reading “BUKIT KALAM”
