Elnisya Mahendra
http://sastra-bojonegoro.blogspot.com/
Kusibak tirai jendela kamarku, summer membuat pagi ini begitu cerah. Jam 5 pagi sudah padang njingglang istilah jawa-nya, atau bisa diartikan sudah terang benderang. Setelah gosok gigi lalu sholat subuh, pekerjaan rutin telah menunggu untuk kusentuh. Kuawali dengan membersihkan toilet, sebelum nyonya Cheung bangun. Memang toilet harus bersih dan wangi, itu aturan kerjaku sejak pertama kali kuinjakkan kakiku 3 tahun yang lalu di rumah berukuran 75O meter persegi milik nyonya Freda Cheung bersama suaminya Herman Lee. Continue reading “Disudut Kamar”
