Sainul Hermawan
http://www.radarbanjarmasin.co.id/
Dia bosan hidup miskin. Miskin itu tidak enak. Tak bisa apa-apa dan selalu dipandang rendah. Dia memutuskan meninggalkan kampungnya, merantau ke dekat batubara. Meninggalkan ibunya. Selama ini dia cuma tahu bahwa orang tuanya cuma satu. Sejak kecil dia tak pernah melihat seperti apa abahnya. Cuma tahu namanya, dan dia tak peduli itu benar atau salah. Continue reading “Lima Liang Banua”
