Serendipitas Saintifik Menurut al-Qur’an: Informasi Tambahan untuk Lukas Luwarso yang Kritis pada F. Budi Hardiman

Imam Nawawi *

Kata “serendipitas” berasal dari bahasa Inggris, serendipity, yang populer sejak 28 Januari 1754. Orang pertama kali yang menggunakannya Horace Walpole, yang menulis sepucuk surat untuk temannya yang bernama Horace Mann. Walpole bercerita kepada temannya itu tentang sebuah penemuan berharga yang selalu tidak disengaja sebelumnya. Continue reading “Serendipitas Saintifik Menurut al-Qur’an: Informasi Tambahan untuk Lukas Luwarso yang Kritis pada F. Budi Hardiman”

Trilema Sains, Filsafat, Agama

Lukas Luwarso

Perdebatan “menghadap-hadapkan” agama, filsafat, dan sains sebagai semacam “perselisihan paradigma” berisiko menghadapi problem trilema (dilema namun menyangkut tiga aspek). Tiga aspek ini cukup sulit dipersatukan untuk menjadi kesatuan paradigma yang koheren, substantif, non-superficial. Kita bisa mengombinasikan dua paradigma, namun agak mustahil menyatukan ketiganya. Mampu menjadi orang yang taat beragama, mendalami filsafat, sekaligus antusias pro-sains. Continue reading “Trilema Sains, Filsafat, Agama”

Sains yang Meringkus, Manusia yang Tidak Aman

Tanggapan atas tanggapan Goenawan Mohamad

A.S. Laksana

Judul tanggapan Goenawan Mohamad, “Sains dan Masalah-Masalahnya, Sulak dan Dua Kesalahannya”, menyampaikan pesan implisit bahwa saya cocok dengan pernyataan Karl Popper ini: “Keliru adalah manusiawi.” Dan saya berbuat manusiawi sekaligus dua. Selebihnya, dari judul itu kita bisa menarik gambaran bahwa kurang lebih seperti itulah pengetahuan berkembang menurut Popper. Continue reading “Sains yang Meringkus, Manusia yang Tidak Aman”

Kritik Sastra Indonesia Mencari Kambing Hitam

Dami N. Toda

Membicarakan kritik sastra, tidak terlepas dari pengertian peran dan tujuannya terhadap karya sastra. Gayley dan Scott, misalnya menerangkan peran dan tujuan kritik sastra untuk “mencari kesalahan, memuji, menghakimi, membanding-bandingkan dan menikmati”, H.B. Jassin menerangkan tugas kritik sastra “menjembatani dan memberikan penilaian”, I.A. Richards, yang sering disebut sebagai pemula prinsip kritik sastra modern, menerangkan peran dan tujuan kritik sastra untuk “membeda-bedakan pengalaman serta memberikan penilaian sekadarnya terhadap karya sastra”. Continue reading “Kritik Sastra Indonesia Mencari Kambing Hitam”

Politik yang Bermartabat

F. Budi Hardiman *
rumahfilsafat.com

Izinkanlah saya mengutip nasihat seseorang dari lima abad silam yang paling banyak dihujat sekaligus diikuti dalam politik: Niccolo Machiavelli. ”Membunuh sesama warga, mengkhianati kawan, curang, keji, tak peduli agama,” demikian tulisnya, ”tidak dapat disebut kegagahan. Cara-cara macam ini dapat memenangkan kekuasaan, tetapi bukan kemuliaan.” Continue reading “Politik yang Bermartabat”

Bahasa »