HUDA S NOOR: BAKAT SENI, CINTA DAN KESENDIRIAN

Aguk Irawan MN

Pada hari Selasa, 6 April 2021 kemarin adalah hari duka bagi bangsa Indonesia. Dua putra terbaiknya, Umbu Landu Paranggi dan Daniel Dhakidae meninggalkan kita untuk selamanya. Kita tahu Umbu, reputasinya bukan hanya seorang penyair legendaris Maliboro, tetapi ia juga paus dan begawan puisi, begitu halnya dengan Dhakidae, ia lebih dari seorang intelektual, tapi juga Sang Pamomong melalui Prisma yang dikomandani. Continue reading “HUDA S NOOR: BAKAT SENI, CINTA DAN KESENDIRIAN”

MEMAHAMI CARA BERPIKIR PENGARANG DALAM PENCIPTAAN KARYANYA

Anton Wahyudi *

“Cerpen adalah cerpen, dan karena itu pendek!” (Budi Darma)
Satu pernyataan awal dalam ulasan sederhana ini seyogianya harus saya mulai dengan ucapan selamat untuk buah pena Ahmad Khoirul. Selamat atas buah pena cerpen yang menjadi salah satu dari dua di antara cerpen karya siswa, yang terpilih dan menjadi karya terbaik pada kolom ‘cerpen cermin’ Kakilangit No. 179/Oktober 2011 (Horison, edisi XLVI/11/2011). Continue reading “MEMAHAMI CARA BERPIKIR PENGARANG DALAM PENCIPTAAN KARYANYA”

Bahasa »