MUJUR

Taufiq Wr. Hidayat

Tak seorang pun yang dapat memastikan masa depan. Segalanya perihal masa depan adalah ketidaktahuan. Namun tak seorang pula dapat menjelaskan masa lalu secara detil dan benar. Segalanya perihal masa lalu adalah samar. Kabur. Dan tak bisa diutuhkan. Kebenaran masa lalu tak pernah tampil secara bulat di saat ini, melainkan selalu membutuhkan tafsir atasnya. Dan Continue reading “MUJUR”

Kuburan Teater Afrizal Malna

Fahrudin Nasrulloh *
Jawa Pos, 20 Jan 2013

Ada yang tak selesaikah setelah kita menonton teater? Mungkin masih ada bara kecil di puntung rokok yang diludeskan ke asbak dan itu berkelip-kelip sebentar lalu mati, serupa itukah yang mengendap pada diri penonton seusai pertunjukan teater? Kita akan menghadapi Afrizal dengan banyak ketakterdugaan. Ia datang dari dunia pecah belah. Dari dunia puisi-puisinya yang konon disangka gelap. Dari biografi puisi yang tak berhenti mencari rumah bahasanya. Namun teater terus dibuat, dipanggungkan, dan di sanalah bahasa dan peristiwa dalam pertunjukan teater bertemu. Continue reading “Kuburan Teater Afrizal Malna”

Bahasa ยป