Sastra: Sebab Kode adalah Puisi

Eka Kurniawan *
Kompas, 11 Mei 2008

SEKIRANYA Borges masih hidup, barangkali ia akan menjadi penulis paling getol online. Bagaimana tidak, banyak orang yang percaya, sebelum internet ditemukan, Borges telah ”memimpikan” dunia internet dalam cerita-cerita pendeknya. Ingat perihal ensiklopedia yang disusun secara diam-diam oleh sekelompok orang sehingga menghasilkan dunia yang baru? Bukankah hal ini sekarang menjadi mungkin dengan perangkat lunak wiki sebagaimana dipergunakan di wikipedia.org? Atau perihal teks yang bisa merujuk ke teks lain tanpa batas? Sejak ditemukan internet, kita sudah mengenal ”link”. Continue reading “Sastra: Sebab Kode adalah Puisi”

Dikotomi Sastra dan Literasi

Yonathan Rahardjo *
Jawa Pos 3 Nov 2019

GERAKAN literasi sedang marak. Di mana-mana orang menulis, termasuk karya sastra, lalu membukukannya. Banyak peneliti sastra dan sastrawan yang terusik. Yang terusik itu menganggapnya gerakan pseudosastra.

Muncul opini mereka bahwa orang rancu membedakan antara literasi dan sastra. Padahal lho, yang mendikotomi dua hal tersebut ya mereka sendiri, sedangkan para penggerak literasi tidak punya nafsu ke situ. Satu-satunya semangat adalah agar semua orang dapat menulis (dalam literasi baca tulis). Continue reading “Dikotomi Sastra dan Literasi”

Jalan Sunyi Kritik(us) Sastra

Ahmad Fatoni *

Bicara tentang sastra, khususnya di Jawa Timur, tentu tak semua orang mampu memahaminya. Terlebih jika sampai berani melontarkan kritik tajam pada sejumlah karya sastra yang ada. Akibatnya, diakui atau tidak, perkembangan sastra di Jatim mengalami kemandegan.

Adalah fakta bahwa Jatim memiliki ratusan bahkan ribuan sarjana di bidang sastra. Akan tetapi, amat sedikit yang mendalami dan mengagendakan kritik sastra. Continue reading “Jalan Sunyi Kritik(us) Sastra”

Bahasa »