Anton Kurnia *
serambi.co.id
pikiran-rakyat.com
TAK bisa dimungkiri, Orhan Pamuk adalah salah satu sastrawan terdepan dunia saat ini. The New York Times Book Review yang berwibawa itu menulis tentang Pamuk dengan pujian melangit, “Bintang baru telah terbit di Timur: Orhan Pamuk, seorang penulis Turki.”
Reputasi internasional sastrawan Turki pemenang Hadiah Nobel Sastra 2006 ini melambung terutama setelah terbitnya Benim Adim Kirmizi (1998, diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Erdag M. Goknar sebagai My Name Is Red pada 2001). Continue reading “Pemberontakan Pamuk dan Kecamuk Dua Dunia”
