Revitalisasi Makna Pahlawan

Abdul Gaffar*
http://www.surabayapost.co.id/

Barang siapa sungguh menghendaki kemerdekaan buat umum, segenap waktu ia hari siap sedia dan ikhlas buat menderita ?kehilangan kemerdekaan diri sendiri?(Dari Bilik Penjara ke Penjara, Tan Malaka)

Setiap Tanggal 10 November kita selalu menundukkan kepala guna mengenang jasa-jasa para pejuang bangsa yang telah gugur mempertahankan kemeredekaan. Sangat besar pengurbanan para pahlawan bangsa yang telah bersedia mengorbankan harta dan nyawa demi untuk mimikirkan para penerusnya. Continue reading “Revitalisasi Makna Pahlawan”

Pahlawanan Kontemporer

Abd. Sidiq Notonegoro*
http://www.surabayapost.co.id/

Tidak dapat dipungkiri bahwa pertempuran tanggal 10 Nopember 1945 di Surabaya yang menelan korban jiwa lebih dari 10.000 pemuda pejuang merupakan peristiwa heroik yang tidak pantas dilupakan. Pertempuran itu pun menjadi pertanda bahwa masyarakat Surabaya pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya bertekad bulat untuk menentang kembali hadirnya kekuatan imperialisme setelah Republik ini diproklamasikan oleh Soekarno dan Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta. Continue reading “Pahlawanan Kontemporer”

ABSTRAKSI TABULA RASA BUDAYA

Nurel Javissyarqi
http://www.facebook.com/nurelj

Manusia yang benar-benar sempurna, bebas secara definitif dan sempurna puas dengan dirinya yang sebenarnya, manusia disempurnakan dan dilengkapi dengan kepuasan ini, akan menjadi Budak yang telah ?mengatasi? Perbudakannya. Jika penguasa malas adalah kebuntuan, maka Perbudakan yang giat bekerja, sebaliknya merupakan sumber dari seluruh kemajuan manusiawi, sosial dan histori. Sejarah ialah sejarah Budak yang bekerja. (Alexander Koje?ve, dikutip Fukuyama).

Di sini tidak menyebut budaya menurut para tokoh, sebab telah diterangkan para pendahulu literer. Yang ditekankan memasuki jarak penikmat demi mengamankan referensi duga-ingatan sebelumnya. Kebudayaan ialah kesadaran hidup dan kelangsungannya, gerak mewujudkan tradisi sebagai akarnya. Continue reading “ABSTRAKSI TABULA RASA BUDAYA”

Gerai Realisme Ivan

Afnan Malay*
http://www.jawapos.com/

IVAN Haryanto, perupa pengusung gaya pop art, memamerkan 18 lukisan cat minyak terbarunya di Emmitan CA Gallery Surabaya, 8-22 November 2009. Kesemuanya merengkuh representasi utama kota-kota yang kini tumbuh di belahan dunia mana pun, tidak terkecuali Surabaya. Representasi itu dihadirkan Ivan melalui visiblecity berupa lanskap bangunan gigantis, pendaran gemerlap lampu kota. Dan seperti kata Wahyudin, kurator pameran, sebagai relief globalisasi (mal-mal, McDonald’s, Carrefour). Apakah Ivan menyodorkan realitas yang jengah? Continue reading “Gerai Realisme Ivan”

Pluralisme Perspektif Muda Muhammadiyah

Muh. Kholid A.S.*
http://www.jawapos.com/

Pluralisme dalam spektrum keagamaan menjadi wacana yang selalu menarik diperbincangkan. Tampaknya, akhir-akhir ini ”pertikaian” tersebut sudah menuju pada dua kutub yang berseberangan dengan mengusung kelompok masing-masing. Tak terkecuali di internal Muhammadiyah, lebih-lebih di kalangan mudanya. Diakui maupun tidak, kalangan itu telah mengelompok dalam dua kutub yang berseberangan, pro dan kontra, terhadap isu-isu pluralisme. Continue reading “Pluralisme Perspektif Muda Muhammadiyah”

Bahasa ยป