Teori Evolusi Perlu Diakomodir dalam Agama, Kenapa Tidak?

Muhammad Muhibbuddin *

Jika Tuhan adalah Mahakasih dan penuh kebajikan, kenapa banyak terjadi kekejaman dan penderitaan di dalam kehidupan? Jika Tuhan adalah Mahamengetahui (omniscient) dan Mahakuasa (omnipotent), kenapa ada banyak kejahatan? Di manakah kekuasaan dan kasih Tuhan ketika ada seorang ibu atau anak-anak polos tak berdosa mati kelaparan atau menjadi korban perang? Apakah Tuhan tidak tahu dan tidak mampu menolong ibu dan anak-anak malang itu atau Dia memang sengaja membiarkan mereka dalam penderitaan? Continue reading “Teori Evolusi Perlu Diakomodir dalam Agama, Kenapa Tidak?”

BENTUK BAHASA BERLEBIHAN

Djoko Saryono *

“Bukan hanya makan kita acap berlebihan, berbahasa pun kita sering berlebihan. Kita gemar memakai bentuk-bentuk berlebihan yang hanya memboroskan kata, bahkan menghabiskan tempat menulis saja”, Cak Jumali sudah nyerocos sesaat setelah tiba di Kafe Literasi, tempat ngopi sembari berliterasi bersama Gus Jabbar dan Cak Mendol. Continue reading “BENTUK BAHASA BERLEBIHAN”

AYAT-AYAT KOPI, YANG PEKAT LAGI NIKMAT

Membaca Tuhan Maha Kopi, Zehan Zareez


A. Syauqi Sumbawi *

Dini hari berhawa dingin. Mbedhidhing, istilah kondisi udara di peralihan musim, penghujan menuju kemarau. Biasa di bulan juni-juli seperti ini, dia ganti kulit—mlungsungi—. Kulit paling tipis di wajah akan mengering, memutih, dan terkelupas. Ganti yang baru. Abdun tahu itu. Tapi, bukan masalah besar baginya. Apalagi sampai harus pergi nyalon. Intensive care setiap hari. Continue reading “AYAT-AYAT KOPI, YANG PEKAT LAGI NIKMAT”

Bahasa »