http://www.korantempo.com/
UBUR-UBUR MABUK
kukira kau ubur-ubur mabuk di ujung teluk
berpura ngamuk dan membenturkan kulit lembut
pada mata kail si pemancing yang tangannya buntung
sebelah–meski sebenarnya kau cuma berusaha
mengajarkan, bahwa persuaan antara kulit lembut dan
runcing mata kail adalah permainan saling menggelitik Continue reading “Puisi-Puisi Esha Tegar Putra”
