Stigmatisasi dan Narasi Sejarah 1965

Bandung Mawardi
http://www.jawapos.co.id/

TRAGEDI 1965 berlalu, ingatan tak menghilang, trauma masih tersisa, dan stigma terus menghantui. Sejarah berdarah itu memang luka besar, aib untuk Indonesia. Kita mengenang dengan gambaran tentang kekerasan, penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan. Gambaran buruk, kelam, hitam ditampilkan Orde Baru dalam produksi buku sejarah, buku pelajaran, film, pidato, atau penataran. Propaganda Orde Baru ingin membuat ”hitamnya hitam” PKI, kendati harus mengorbankan jutaan orang: dipenjara, diasingkan, didiskriminasikan, atau dimatikan. Continue reading “Stigmatisasi dan Narasi Sejarah 1965”

Bali, ”Kamar Mandi” Spiritual?

Judul : Kisah Surat dari Legian
Penulis : Sitor Situmorang
Penerbit : Komunitas Bambu
Oktober 2003 (Cetakan I)
Tebal : i-ix = 86 halaman
Peresensi: Igk Tribana
http://www.balipost.co.id/

SITOR Situmorang adalah pujangga kelahiran Tanah Batak pada 2 Oktober 1924. Judul buku ini mengingatkan orang akan tragedi bom Bali, 12 Oktober 2002. Atau, buku ini adalah cerita yang berlatar peristiwa tragedi ledakan bom di Legian. Continue reading “Bali, ”Kamar Mandi” Spiritual?”

Spirit Nasionalisme untuk Kemerdekaan

Peresensi: Siti Muyassarotul Hafidzoh*
http://oase.kompas.com/
Judul buku : Al-Afghani and Ahmad Khan on Imprealism
Penulis : Yudian Wahyudi
Penerbit : Pesantren Nawesea Press Yogyakarta
Tahun : 1, 2010
Tebal : 44 halaman

Nasionalisme menjadi narasi besar bangsa Asia untuk keluar dari jebakan imprealisme. Spirit nasionalisme menggerakkan etos perjuangan merebut kedaualatan bangsa dari jerat penjajahan. Continue reading “Spirit Nasionalisme untuk Kemerdekaan”

Bahasa ยป